Dari Masalah Mental hingga Diabetes, Berikut 10 Masalah Kesehatan yang 'Menghantui' Milenial

Depresi berada di peringkat pertama dari 10 penyakit yang rawan diderita oleh generasi milenial. Apa saja kesepuluh penyakitnya? Berikut selengkapnya!

Dari Masalah Mental hingga Diabetes, Berikut 10 Masalah Kesehatan yang 'Menghantui' Milenial
https://unsplash.com/Wyron A
Ilustrasi masalah kesehatan milenial. 

TRIBUNJOGJA.COM - Dari penelitian yang dilakukan oleh Blue Cross Blue Shield Association (BCBSA), ditemukan ada 10 penyakit yang menjadi masalah serius bagi generasi milenial.

Dari 10 besar tersebut, masalah mental, terutama depresi berada di peringkat pertama.

Berikut Tribunjogja.com rangkumkan 10 masalah kesehatan yang memengaruhi generasi milenial dilansir dari laman Healthline.com, Selasa (15/10/2019):

1. Depresi mayor
2. Gangguan penggunaan zat
3. Gangguan penggunaan alkohol
4. Hipertensi
5. Hiperaktif
6. Kondisi psikotik
7. Penyakit Crohn dan kolitis ulserativa
8. Kolesterol Tinggi
9. Gangguan penggunaan tembakau
10. Diabetes tipe 2

Kronologi Pelajar di Bantul Meninggal Kena Pukul Teman Sekolahnya

Profesor dari Adelphy University, Deborah Serani menjelaskan setidaknya ada lima faktor yang menyebabkan milenial sangat berisiko mengalami masalah mental.

Nyawa PSK Melayang Tolak Permintaan Pelanggan Tambah Durasi Hubungan Badan

Pertama, kemajuan teknologi. Milenial adalah generasi pertama yang tumbuh dan memahami bahwa dengan teknologi, bertemu seseorang tidak harus berjumpa secara langsung.

Milenial bisa melakukan panggilan video menggunakan gawai masing-masing dan sibuk dengan teknologi. Hal ini mengakibatkan, mereka jadi kurang bisa memahami emosi orang lain dan bahkan dirinya sendiri.

Kedua, eksploitasi media. Kemudahan mengakses berbagai macam jenis berita selama 24 jam membuat milenial candu dengan berbagai informasi terkini.

Tak hanya menyerap berita positif, mereka juga mencari tahu tentang berita-berita negatif yang berbau kekerasan, teror, dll.

Kondisi ini, bisa membawa mereka memiliki perasaan tak berdaya, keputusasaan, dan ketakutan.

Ketiga, jiwa kompetisi tinggi dan jadi pemenang. Serani mengatakan milenial memiliki kesulitan untuk memahami esensi menang dan kalah.

Halaman
12
Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: ose
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved