Jawa

Bank Sampah Klaten Mampu Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Tinggi

Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Pameran Produk Bank Sampah diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Klaten.

Bank Sampah Klaten Mampu Ubah Sampah Menjadi Produk Bernilai Tinggi
Dok Pemkab Klaten
Bupati Klaten Sri Mulyani melihat barang kreatifitas produk Bank Sampah Klaten pada Pameran Produk Bank Sampah diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Klaten di Taman Hutan Kota Gergunung Kabupaten Klaten, Selasa (15/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Victor Mahrizal 

TRIBUNJOGJA.COM, KLATEN - Bupati Klaten Sri Mulyani membuka Pameran Produk Bank Sampah diselenggarakan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Kabupaten Klaten di Taman Hutan Kota Gergunung Kabupaten Klaten, Selasa (15/10/2019).

"Kebersihan adalah tanggungjawab kita bersama. Kesadaran kebersihan harus dimulai dari diri sendiri sehingga kebersihan dapat tertanam dalam diri setiap orang," kata Bupati Klaten Sri Mulyani dalam sambutannya.

BPPTKG: Merapi Tak Berpotensi Alami Erupsi Besar

Pada pameran yang berlangsung tiga hari mulai tanggal 15 -17 Oktober 2019 ini diikuti oleh 46 peserta meliputi 32 bank sampah di seluruh daerah Kabupaten Klaten, 9 sekolah adiwiyata, dan 5 komunitas penggiat lingkungan. 

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Bupati Klaten mengapresiasikreatifitas warga Klaten yang telah mampu mengubah sampah sampai menjadi produk yang memiliki nilai ekonomis yang tinggi sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kreasi unik dihadirkan antara lain oleh Bank Sampah Ngudi Rapi Gergunung, Komunitas Produk Berbahan Sampah, Bank Sampah Mayungan Bersinar Mayungan, Bank Sampah Ngudi Resik Geden, Bank Sampah Giri Loji Ledan, Bank Sampah Berkah Nyata Pandes, dan lainnya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Srihadi memaparkan tujuan acara ini untuk memberikan edukasi kepada masyarakat Klaten tentang mengelola dan mengurangi sampah sehingga sampah rumah tangga dapat bermanfaat dan dapat memiliki nilai jual. 

Mandiri Syariah Dukung Perajin Batik di Bayat Klaten

"Bentuk kegiatan pameran produk bank sampah ini adalah pemaparan cara mengolah sampah, pelatihan pembuatan produk sampah, lomba fashion dari bahan sampah, lomba cerpen tentang sampah, sosialisasi tentang pengelolaan sampah disekolah, pengolahan sampah khusus yang dilaksanakan oleh Bapesmas," paparnya.

Adapun, pameran produk bank sampah ini diadakan berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 81 Tahan 2012 tentang pengelolaan sampah rumah tangga dan sejenis sampah rumah tangga; Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup No. 13 Tahun 2012 tentang pedoman pelaksanaan reduce, reuse, recycle melalui bank sampah; Peraturan Daerah Kab. Klaten No. 6 Tahun 2018 tentang penyelenggaraan pengelolaan sampah; Surat Edaran Bupati No 6601.220 2016 tentang pengelolaan sampah domestik. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: vim
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved