Breaking News:

Anak Bongkar Makam Ibu Karena Rindu, Ini Cara Nasir Membawa Jasad Sang Ibu ke Rumah

Seorang pria bernama Nasir, warga Desa Kedungsumur, Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo, nekat membongkar makam ibunya karena rindu

Editor: Mona Kriesdinar
Tribun Jogja/ Hamim Thohari
Ilustrasi 

Sore Dikubur, Malamnya Pulang ke Rumah, Warga Gesikan Tuban Bingung Siapa yang Dimakamkan

Identitas jenazah yang dimakamkan warga Desa Gesikan, Kecamatan Grabagan, Kabupaten Tuban, Senin (7/10/2019) malam, sempat membuat bingung. Mereka terkejut jenazah yang diduga korban kecelakaan yang diyakini warganya itu pulang ke rumah pada malam harinya.

Wajar saja, warga baru saja menguburkan orang yang diduga Sunarto (40) pada sore hari sebelumnya. Jenazah yang awalnya dikira Sunarto itu meninggal karena jadi korban kecelakaan di Kecamatan Brondong, Lamongan.

Jenazah Wanita Ini Harus Ditandu dalam Sarung Menempuh Perjalanan 15 Kilometer Akibat Jalan Rusak

Tak disangka Sunarto yang berprofesi sebagai tukang banhunan itu pulang dalam kondisinya sehat walafiat.

Kedatangannya ke rumah membuat warga sekitar, terlebih keluarganya kaget.

Kejadian itu bermula ketika keluarga dan warga setempat mendapatkan informasi warganya meninggal kecelakaan, namun wajah dan tubuh korban tidak dikenali.

Sehingga pihak keluarga Sunarto yang menerima jenazah itupun lalu memakamkannya.

Warga Desa Gesingan rapat atas salah pemakaman korban kecelakaan.
Warga Desa Gesingan rapat atas salah pemakaman korban kecelakaan. (SURYA.co.id/Mochammad Sudarsono)

Bagaimana bisa salah jenazah?

Sunarto pun bercerita awal mula kejadian salah pemakaman itu.

Menurutnya, saat kejadian motornya dipinjam temannya yaitu Wartim (35), warga Dusun Jarum, Desa Pruggahan Kulon, Kecamatan Semanding, Tuban.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved