Pendidikan

UGM Borong 6 Medali dari Ajang Internasional WINTEX 2019

Mahasiswa UGM berhasil meraih enam medali dari ajang 2nd World Innovation Technology Expo (WINTEX) 2019.

UGM Borong 6 Medali dari Ajang Internasional WINTEX 2019
istimewa
Tim Mahasiswa UGM saat meraih medali emas dalam Ajang Internasional WINTEX 2019 

TRIBUNJOGJA.COM - Prestasi membanggakan kembali diraih oleh mahasiswa UGM, kali ini tim mahasiswa UGM berhasil meraih enam medali dari ajang 2nd World Innovation Technology Expo (WINTEX)  2019.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA) pada 9-12 Oktober 2019 di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tersebut, setidaknya diikuti sebanyak 1.100 inovator dari 18 negara di dunia.

Dalam kegiatan ini, tim mahasiswa UGM meraih empat medali emas dan dua medali perak.

Ahmad Zaini Pratama, salah satu penerima medali emas WINTEX 2019 menerangkan jika dirinya bersama dengan Haris Hendrik, Andika Prima Sandi, Aisya Fitri Abdillah dan Al Syahril sukses mendapatkan medali emas atas inovasi  IoTanam: Smart Urban Farming.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

IoTanam merupakan platform yang terintegrasi sebagai sebuah teknologi pertanian presisi yang dilengkapi dengan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI) untuk mengontrol dan rekomendasi penanggulangan jenis penyakit tanaman berbasis hidroponik dan agroforestri secara real time.

Dia menjelaskan awal mula pengembangan IoTanam dilatarbelakangi atas keprihatinan terhadap besarnya pembukaan lahan yang menyebabkan terjadinya degradasi hutan dan deforestasi serta minimnya lahan untuk melakukan aktivitias pertanian.

"Platform tersebut dikembangkan dengan sejumlah fitur yaitu mentor, pengendali debit air dan nutrisi tanaman, sistem rekomendasi, serta pengisian air dan nutrisi otomatis," ungkapnya.

Selain itu juga dilengkapi dengan  IoT untuk mengontrol dan memonitor suhu, kelembapan, suplai air, dan tinggi air dalam tandon.

BEM KM UGM dan Jaringan Masyarakat Sipil Antikorupsi Akan Lakukan Aksi Simbolik

Kemudian AI untuk mendeteksi jenis penyakit tanaman dan rekomendasi penanggulangan jenis penyakit.

“Dengan IoTanam ini kita bisa memantau kegiatan agroforsetri dari jarak jauh dan mengatur suplai air, kelembaban, derajat keasaman tanah secara otomatis bahkan ketika sedang berada di luar kota,” ungkapnya.

Halaman
12
Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved