Liga Italia

Sengkarut Finansial Klub di Balik Kepemilikan AC Milan, Mantan Pemilik Rossoneri Terjerat Hukum

masalah keuangan menjerat mantan pemilik AC Milan karena laporan keuangan palsu.

Sengkarut Finansial Klub di Balik Kepemilikan AC Milan, Mantan Pemilik Rossoneri Terjerat Hukum
twitter.com/acmilan
Pendukung AC Milan 

Li sebenarnya sudah terlibat masalah keuangan sebelum membeli Milan, tepatnya pada pada Mei 2016.

Ketika itu, Bank Jiangsu menagih utang yang digunakan perusahaan milik Li, Shenzhen Jie Ande.

Shenzhen Jie Ande sempat dituntut oleh dua bank sekaligus, yakni Bank Jiangsu dan Bank of Canton.

Perusahaan tersebut juga sudah dinyatakan bangkrut oleh Pengadilan Futian.

Konsekuensinya, Shenzhen Jie Ande harus melepas 11,39 persen kepemilikan sahamnya yang dilelang oleh pengadilan.

Meski sudah dinyatakan bangkrut, Li ternyata tak menerima keputusan pengadilan tersebut.

Pada Februari 2017, dia mengajukan banding.

Dalam proses banding dan kondisi keuangan yang kacau, Li justru membeli Milan dengan sumber pendanaan yang dipinjam dari pihak lain.

Dilansir dari laporan Corriere della Sera, Li mengakuisi Milan dengan dana mencapai 740 juta euro, atau setara Rp 11,5 triliun.

Dari jumlah tersebut, hanya 100 juta euro yang berasal dari kantong Li sendiri.

Halaman
123
Editor: Yoseph Hary W
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved