Pengamat Sebut Jorge Lorenzo Perlu Setelan Yamaha Untuk Menyelamatkan Karirnya di MotoGP

Mengalami musim yang kurang 'greget' bersama Honda, memunculkan berbagai spekulasi tentang Jorge Lorenzo, termasuk soal niat kepindahannya.

Pengamat Sebut Jorge Lorenzo Perlu Setelan Yamaha Untuk Menyelamatkan Karirnya di MotoGP
www.instagram.com/hrc_motogp
Jorge Lorenzo saat bersiap di MotoGP 2019 seri Aragon. 

TRIBUNJOGJA.COM - Meski sudah menyangkal soal kepindahannya dari Honda ke tim lain, Jorge Lorenzo tetap tak bisa menampik jika ada beberapa kesulitan terkait adaptasi motor.

Lorenzo pernah mengatakan jika dia mengapresiasi adanya pengembangan di motor Honda untuk musim depan, namun menurutnya alangkah lebih baik jika setelan motor disesuaikan dengan dua pebalap.

Jorge Lorenzo Desak Honda Selesaikan Mesin Motornya Sambil Sindir Kesuksesan Marquez

Baginya wajar jika pabrikan menggunakan masukan dari pebalap jagoannya, namun ada beberapa bagian yang gayanya kurang pas dengan gaya balap Lorenzo.

Neil Hodgson mantan pebalap Inggris dan pengamat MotoGP, mengomentari tentang desas-desus yang beredar di paddock.

Tribunjogja.com melansir dari laman Daily Star, Minggu (13/10/2019), Neil mengungkapkan Lorenzo mengalami musim yang kacau di Honda setelah keluar dari Ducati.

Nasib Karir Jorge Lorenzo Bersama Repsol Honda di MotoGP 2019

Neil menggarisbawahi bahwa Lorenzo menikmati kesuksesan besar bersama Yamaha di awal karirnya.

Dia bahkan mengoleksi tiga gelar juara dunia bersama Yamaha, yaitu musim 2010, 2012, dan 2015.

Namun, sejak keluar dari Yamaha, harus diakui jika karirnya menurun.

Menurut Neil Hodgson, M1 adalah satu-satunya sepeda motor yang bisa dikembangkan Lorenzo.

"Lorenzo membutuhkan set-up Yamaha dan sayangnya, kau tidak bisa mengubah Honda menjadi Yamaha," ungkapnya.

Dia menambahkan, “Honda memiliki mesin yang agresif sedangkan Yamaha jauh lebih ramah pengguna."

Jika Lorenzo kembali ke Yamaha, bukan tidak mungkin dia akan bersaing untuk mendapatkan gelar juara dunia lagi.

Tetapi sayangnya itu bukan hal yang sederhana.

Lorenzo masih terikat kontrak dengan Honda hingga 2020 dan jika ingin pindah di tahun 2021, Yamaha tidak akan dengan begitu saja menukar posisi dua pebalap muda mereka, Fabio Quartararo dan Maverick Vinales dengan Jorge Lorenzo.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: mon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved