Jawa

Kemarau Masih Menerjang di Magelang, Dropping Air Terus Dilakukan

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang terus melakukan dropping air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Mage

Kemarau Masih Menerjang di Magelang, Dropping Air Terus Dilakukan
Istimewa
Dropping air bersih yang dilakukan oleh Polres Magelang melalui program 'Andum Tirto' di desa di wilayah Kecamatan Tempuran, Kabupaten Magelang, Minggu (13/10/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Kekeringan masih terus terjadi di wilayah Kabupaten Magelang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang terus melakukan dropping air bersih untuk wilayah terdampak kekeringan di Kabupaten Magelang.

Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, mengatakan, sampai dengan Kamis (4/10/2019) kemarin, BPBD telah melakukan dropping sebanyak 1.080.000 liter atau 214 tangki air bersih.

Hutan di Lereng Gunung Andong Magelang Kembali Terbakar

Dropping air menyasar enam kecamatan, 21 dusun dan 11 desa yang ada di Kabupaten Magelang.

Wilayah tersebut terdampak kekeringan dan warga di sana mengalami kesulitan air bersih.

"Kami sudah melakukan dropping sebesar 1.080.000 liter air, atau 214 tangki kalau dihitung per Kamis (4/10/2019). Dropping ke enam kecamatan, yang terdampak kekeringan," ujar Edy, Minggu (13/10/2019).

Edy mengatakan, sasaran dropping air berish ini terdapat enam kecamatan, 21 dusun dan 11 desa.

Enam kecamatan terdiri dari kecamatan Grabag, Tegalrejo, Borobudur, Salaman, Tempuran dan Bandongan.

Di Kecamatan Grabag, Desa Ketawang, Banaran. Kecamatan Tegalrejo, Desa Sidorejo. Kecamatan Borobudur, Desa Kenalan, Giritengah, Kembanglimus, Wringinputih, dan Candirejo.

Halaman
12
Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved