Breaking News:

Yogyakarta

Pemda DIY Dorong Potensi UKM dan Investasi BUMN untuk Pertumbuhan Ekonomi

Berdasarkan informasi dari Bank Indonesia, dengan selesainya YIA pada kwartal ke III ini, pertumbuhan perekonomian DIY menjadi 7,5 persen.

TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Agung Ismiyanto

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA- Potensi-potensi usaha kecil menengah (UKM) di DIY harus terus tumbuh.

Satu di antaranya adalah dengan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bisa ikut menumbuhkan investasi yang menguntungkan rakyat.

"Kalau swasta atau investor besar pertumbuhan bisa sembilan koma, tetapi rakyat kita tidak dapat apa-apa, karena investor besar inginnya untung sendiri. Tetapi  kalau investasi tersebut dibangun oleh BUMN, pertumbuhan akan tetap terjaga," jelas Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X dalam acara pisah sambut Anggota DPRD DIY masa bhakti 2014-2019 dengan anggota DPRD DIY 2019-2024 di Hotel Royal Ambarrukmo, Kamis (26/9/2019) malam.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Sultan menyebutkan, hal penting untuk didiskusikan mengenai pertumbuhan ekonomi DIY adalah bagimana potensi-potensi UKM ini.

Menurut Sultan, lewat BUMN pemda bisa berkomunikasi dengan baik, karena tindak lanjut yang dibangun akan mengangkat harkat dan martabat masyarakat.

Adapun berdasarkan informasi dari Bank Indonesia, dengan selesainya YIA pada kwartal ke III ini, pertumbuhan perekonomian DIY menjadi 7,5 persen.

Menurut Gubernur DIY, nilai pertumbuhan tersebut harus didorong dengan investasi.

“Hal ini agar pertumbuhan ekonomi DIY lebih tinggi lagi dan tidak turun menjadi 6,2 atau 6,3 atau bahkan anjlok ke 5,3 lagi," paparnya.  

Terkait dengan permasalahan kemiskinan, Sultan juga mengatakan hal tersebut tidak semudah yang diperkirakan.

UKM DIY Tumbuh 2 Persen Per tahun

Untuk mencari solusinya, Pemda DIY harus duduk bersama dengan DPRD untuk merumuskan skema/visi apa yang tepat untuk menangani kemiskinan.

"Dewan dengan Pemda harus duduk bersama untuk menyelesaiakan persoalan kemiskinan. Kami harus memiliki pilihan yang terbaik dari yang baik, bukan pilihan-pilihan terbaik dari yang jelek," urainya.

Sultan menambahkan, dengan membangun hubungan yang baik antara Pemda dengan DPRD, hal pentingnya adalah bisa berbuat sesuatu demi masyarakat DIY.

Baik Pemda dan DPRD pun mempunyai tanggung jawab yang sama.

“Tantangan-tantangan ke depan semakin kualitatif dan makin bervariasi, kita tidak bisa mundur lagi. Dengan selesainya Bandara YIA di Kulonprogo misalnya, kita harus bisa menumbuhkan perekonomian yang lebih tinggi," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Agung Ismiyanto
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved