Pendidikan

Dies ke-25, AMIKOM Semakin Mantap Menjadi Universitas Generasi ke 4

Peringatan Dies Natalis ke-25 AMIKOM semakin meneguhkan AMIKOM untuk menjadi universitas generasi ke 4.

Dies ke-25, AMIKOM Semakin Mantap Menjadi Universitas Generasi ke 4
istimewa
Peringatan Dies Natalis ke -25 AMIKOM yang diselenggarakan di Gedung VI Universitas AMIKOM Yogyakarta pada Jumat (11/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM - Peringatan Dies Natalis ke-25 AMIKOM yang diselenggarakan di Gedung Unit VI Universitas AMIKOM Yogyakarta pada Jumat (11/10/2019), semakin meneguhkan AMIKOM untuk menjadi universitas generasi ke 4.

Rektor AMIKOM, M Suyanto menyampaikan, era saat ini sudah masuk di industri 4.0 dimana AMIKOM tidak hanya bertekad menghasilkan mahasiswa yang profesional namun juga saintis, entrepreneur dan artis.

"Visi kita ingin menjadi Perguruan Tinggi unggulan di dunia dan ekonomi kreatif berbasis entrepreneurship yang menebarkan kebajikan. Diharapakan pada 2030 kita menjadi universitas generasi ke 4 yang sasaran dari pendidikannya adalah open innovation," ungkapnya.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Menurut Suyanto, saat ini sebagian besar Perguruan Tinggi masih banyak yang menjadi universitas generasi ke 2.

Selain menjadi universitas generasi ke 4, AMIKOM juga berharap bisa menjangkau mahasiswa dari seluruh dunia.

Hal tersebut dibuktikan dengan dibukanya Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) S2 Teknik Informatika, dimana AMIKOM menjadi satu-satunya PTS di DIY yang sudah menyelenggarakan PJJ.

"Untuk universitas generasi ke 4 adalah berbasis online, harapan bisa menjangkau mahasiswa dari seluruh dunia. 75% penghasilan dari universitas dan unit bisnisnya, digunakan untuk riset yang bisa dikomersialkan," terangnya.

Ketua Pengurus Yayasan AMIKOM, Muhammad Idris Purwanto menerangkan, di usianya yang ke 25, AMIKOM harus bersyukur karena bisa terus eksis dan berkembang.

Idris menerangkan, AMIKOM bisa seperti saat ini lantaran ada perjuangan-perjuangan besar yang dilakukan para pendiri.

Dua Mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta Sumbang Medali dalam Cabor Shorinji Kempo Pomnas 2019

Berkaca pada 25 tahun silam, dimana AMIKOM baru saja berdiri, tidak semua orang mau masuk ke AMIKOM.

Hal tersebut sangat berbeda dengan saat ini, dimana tidak semua orang bisa masuk ke AMIKOM, dan AMIKOM menjadi universitas dengan jumlah mahasiswa baru 203 per prodi mengalahkan universitas swasta lainnya yang ada di DIY

"Dulunya, sudah dikasih beasiswa dan tidak pakai tes, sedikit sekali yang mau masuk, hanya 32 yang mau masuk ke AMIKOM. Tapi sekarang berbalik, tidak semua orang bisa jadi mahasiswa AMIKOM. Pada 32 orang itu kami sangat terimakasih, mereka adalah pahlawan AMIKOM," ungkapnya.

Kepala Kelembagaan dan Sistem Informasi LL Dikti Wilayah V, Sukarsono Windu Komoro menerangkan jika AMIKOM menjadi satu-satunya PTS di DIY yang berani mengajukan PJJ. Hal tersebut patut dibanggakan.

"PJJ satu-satunya S2 Teknik Informatika, AMIKOM menjadi satu-satunya PTS yang berani mengajukan PJJ. Tidak mudah menyelenggarakan PJJ. Saya harap benar-benar dikelola secara profesional insyallah akan besar. Ini yang memulai di awal sebelum ada yang lain," katanya. (TRIBUNJOGJA.COM

Penulis: Siti Umaiyah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved