Sleman

Debit Air Menipis karena Proses Rehabilitasi di Selokan Mataram

Kabid OP BBWS-SO Sahril saat dikonfirmasi mengatakan, selain ada proses perbaikan, pasokan air dari selokan berkurang karena ada jadwal mematikan salu

Debit Air Menipis karena Proses Rehabilitasi di Selokan Mataram
TRIBUNJOGJA.COM / Andreas Desca Budi Gunawan
Ilustrasi: Beberapa warga sekitar aliran selokan Mataram, asyik memancing di sore hari. Foto diambil pada Rabu (17/7/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN – Selokan mataram mengering terutama di sisi timur.

Hal itu dikarenakan sedang ada proses perbaikan oleh Balai Besar wialayah Sungai Serayu Opak (BBWS-SO).

Rencananya perbaikan akan dilakukan hingga bulan Desember mendatang.

Kabid OP BBWS-SO Sahril saat dikonfirmasi mengatakan, selain ada proses perbaikan, pasokan air dari selokan berkurang karena ada jadwal mematikan saluran air untuk sementara.

Terkait perbaikan yang dilakukan, Sahril menjelaskan hal itu meliputi rehabilitasi pada dinding dan lantai selokan yang dianggap sudah rusak.

Menikmati Senja sembari Memancing di Aliran Selokan Mataram

"Perbaikan hanya di lakukan di beberapa titik yang punya tingkat kerusakan yang lumayan parah," ujarnya.

Perbaikan telah dimulai sejak September 2019 kemarin.

Sementara proses untuk menghentikan pasokan air ini tidak akan berlangsung lama, yaitu hingga perbaikan di tiap titik selesai.

Meski pihaknya sempat membuka air di selokan pun, tetep ada titik yang tidak teraliri air.

Menurutnya, daerah yang tidak menerima pasokan air dari selokan diakibatkan oleh kecilnya debit air di hulu.

Halaman
12
Penulis: nto
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved