Gunungkidul

3 Pasang Suami Istri Maju Pilkades di Gunungkidul

Pilkades di Kabupaten Gunungkidul tahun 2020 mendatang diwarnai dengan majunya tiga pasang suami istri maju sebagai calon kepala desa.

3 Pasang Suami Istri Maju Pilkades di Gunungkidul
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kabupaten Gunungkidul tahun 2020 mendatang diwarnai dengan majunya tiga pasang suami istri maju sebagai calon kepala desa.

Hal itu untuk menghindari calon berhadapan dengan kotak kosong.

Kepala Bidang Pemerintahan Desa, Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Keluarga Berencana Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DP3AKBPMD) Gunungkidul, Muhammad Farkhan mengatakan, jika selama pendaftaran hanya ada satu calon, maka panitia Pilkades wajib melakukan perpanjangan masa pendaftaran calon.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

"Syarat minimal (Pilkades) ada dua calon. Jika dalam waktu perpanjangan pendaftaran tidak ada yang maju, maka Pilkades bisa diundur hingga pemilihan serentak berikutnya," katanya, Kamis (10/10/2019).

Menurutnya, fenomena suami istri maju bersama dalam Pilkades bukanlah hal yang baru.

Pada pemilihan sebelumnya juga didapati pasangan suami istri maju dalam Pilkades.

"Pemilihan yang lalu ada dua suami istri yang maju yaitu di Desa Kepek, Kecamatan Saptosari, dan Desa Dengok Kecamatan Playen. Dalam aturan tidak ada larangan suami istri untuk maju," jelasnya.

Pada pemilihan kali ini ada tiga desa, yaitu Desa Rejosari Kecamatan Semin, Desa Semin Kecamatan Semin, Desa Sambirejo Kecamatan Ngawen.

Kepala Desa Rejosari, Paliyo membenarkan, jika dirinya maju bersama istri, Sri Handayani untuk bertarung dalam pilkades di tahun ini.

Halaman
12
Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved