Bantul

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek 79 Tahun Asal Bantul Pilih Terjun ke Sumur

Korban akhirnya mampu dievakuasi pada dini hari, setelah Inavis Polres, Basarnas dan SAR Bantul tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 01.40.

Penyakit Tak Kunjung Sembuh, Kakek 79 Tahun Asal Bantul Pilih Terjun ke Sumur
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
ilustrasi 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang pria lanjut usia bernama Parji Utomo (79), warga Gilangharjo, Pandak, Bantul, ditemukan meninggal dunia di dasar sumur sedalam 12 meter, Selasa (8/10/2019) malam.

Korban disinyalir bunuh diri akibat frustasi dengan penyakit yang dideritanya. 

Kapolsek Pandak, AKP Cherli Evi Prayudati Sela pun membenarkan temuan ini.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Ia mengatakan, kejadian  bermula ketika sang istri, Mujinah terbangun dari tidur pada kisaran pukul 23.00 WIB, sekaligus mendapati suaminya sudah tidak dijumpai lagi di ranjang.

"Kemudian, istrinya curiga waktu melihat sumur yang biasanya ditutup pakai asbes dan anyaman, sudah terbuka. Ia lalu memberitahukan hal tersebut ke pos ronda," katanya, Rabu (9/10/2019).

Bersama dua saksi yang dibawanya dari pos ronda, Mujinah pun memberanikan diri mengecek sumur yang berjarak lebih kurang 10 meter di utara kediamannya.

Benar saja, ia lantas terkejut saat mendapati suaminya dalam kondisi meninggal dunia di dalam sumur.

"Kemudian, kedua saksi itu melaporkan temuan ini ke Polsek Pandak, untuk di teruskan pada Polres Bantul," terang Cherli.

Seorang Kakek di Bantul Ditemukan Meninggal di Dalam Sumur

Korban akhirnya mampu dievakuasi pada dini hari, setelah Inavis Polres, Basarnas dan SAR Bantul tiba di tempat kejadian perkara sekitar pukul 01.40 WIB.

Ya, jasad lelaki nahas tersebut berhasil diangkat naik ke permukaan dengan menariknya menggunakan tali.

Lebih lanjut, Cherli mengungkapkan, berdasar hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh tim inavis, bersama Puskesmas Pandak, tidak ada tanda-tanda kekerasan yang ditemukan di tubuh korban.

Sehingga, penyebab kematiannya diduga kuat karena murni bunuh diri.

"Tidak ada tanda penganiayaan ya. Keterangan dari istrinya, korban sudah lama menderita sakit dan tidak kunjung sembuh. Korban langsung diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: aka
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved