Kulon Progo

Pamsimas Tak Optimal, Warga Sidomulyo Krisis Air Bersih

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelontorkan bantuan 107 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah, Rabu (9/10/2019)

Pamsimas Tak Optimal, Warga Sidomulyo Krisis Air Bersih
TRIBUNJOGJA.COM / Singgih Wahyu
Pemkab Kulon Progo menyalurkanbantuan air bersih bagi warga Desa Sidomulyo, Pengasih, Rabu (9/10/2019) dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-68 kabupaten tersebut. 

TRIBUNJOGJA.COM, KULON PROGO - Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelontorkan bantuan 107 tangki air bersih kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah, Rabu (9/10/2019).

Bantuan itu berasal dari para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemkab Kulon Progo.

Bantuan dalam rangkaian peringatan hari jadi ke-68 Kabupaten Kulon Progo itu secara simbolik diserahkan oleh Sekretaris Daerah Kulon Progo, Astungkara kepada warga di Kemaras, Desa Sidomulyo, Kecamatan Pengasih dengan pemberian empat tangki air bersih.

Di wilayah desa ini, sekita 450 kepala keluarga (KK) dari tujuh wilayah pedukuhan mengalami krisis air bersih saat musim kemarau sekarang ini.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Antara lain di Kemaras, Nabin, Gondangan, Parakan, Banaran, Secang, dan Talunombo.

Sumber air yang ada sangatlah sedikit dan volumenya tidak mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat.

"Kegiatan ini menjadi bentuk empati para pegawai Pemkab Kulon Progo untuk berbagi dan meringankan beban masyarakat yang membutuhkannya," kata Astungkara.

Disebutnya, untuk penanganan bencana kekeringan dan krisis air bersih ini, Pemkab Kulon Progo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat juga telah menyalurkan bantuan air bersih sebanyak 770 tangki.

Bantuan itu hasil donasi pegawai, Badan Usaha Milik Daerah, lembaga swadaya masyarakat, dan juga sektor swasta maupun pribadi yang berempati atas bencana yang terjadi.

PLN Bersinergi Terangi Negeri dengan Stakeholder, Dukung Pembangunan Ekonomi di Kulon Progo

Musim kemarau tahun ini menurutnya memang relatif lebih panjang dibanding periode sebelumnya dan hujan diperkirakan baru akan turun di Desember 2019.

Halaman
12
Penulis: ing
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved