Breaking News:

Liga Indonesia

BREAKING NEWS : Aji Santoso Mundur dari Kursi Pelatih PSIM Yogyakarta

Aji menegaskan bahwa keputusan itu adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai pelatih karena belum mampu mengangkat prestasi tim.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Hanif Suryo
Aji Santoso berpamitan kepada awak media seusai memutuskan mundur dari kursi pelatih PSIM Yogyakarta, Rabu (9/10/2019) 

TRIBUNJOGJA.COM - Aji Santoso secara resmi mengundurkan diri sebagai pelatih PSIM Yogyakarta.

Dengan begitu, Aji dipastikan tidak lagi menangani Cristian Gonzales dan kolega di dua laga krusial nan menentukan langkah ke babak 8 besar pada babak penyisihan Wilayah timur Liga 2 2019.

Pengumuman pengunduran diri arsitek asal Malang tersebut disampaikan, Rabu (9/10/2019).

Itu sekaligus menjawab desakan suporter yang memintanya untuk mundur buntut hasil minor yang dituai sepanjang putaran kedua.

Aji menegaskan bahwa keputusan itu adalah bentuk tanggungjawabnya sebagai pelatih karena belum mampu mengangkat prestasi tim.

Dia meyakini langkah itu yang terbaik untuk PSIM.

Kalah Lagi, PSIM Yogyakarta Sayangkan Keputusan Wasit

"Setelah berdiskusi dengan manajemen, saya mengambil keputusan untuk tidak melanjutkan kontrak sampai Desember 2019. Mohon maaf kepada suporter dan semua pecinta PSIM, saya belum bisa membawa tim ini berprestasi," kata Aji Santoso kepada awak media di Sleman, Rabu (9/10/2019).

Ya, PSIM baru saja menuai kekalahan ketiga beruntun seusai tumbang 1-0 di kandang Martapura FC, Selasa (8/10/2019).

Kekalahan ini membuat peluang Laskar Mataram untuk menembus babak 8 besar sangatlah berat.

Sebab, sekalipun masih menyisakan dua pertandingan kandang, atau lebih banyak dibanding pesaing lain, namun nasib Laskar Mataram bergantung hasil pertandingan lain.

Selain itu, kekalahan atas Martapura FC turut membuka lebar bobroknya performa PSIM khususnya sepanjang putaran kedua, sekaligus tamparan keras bagi jajaran manajemen serta tim pelatih.

BREAKING NEWS : Kembali Takluk, Peluang PSIM Yogyakarta ke Babak 8 Besar Kian Berat

Alih-alih menunjukkan progres positif, perombakan besar-besaran yang dilakukan dibursa transfer paruh kompetisi dengan mencoret total 11 pemain pemain dan mendatangkan 9 pemain anyar, bak bumerang yang kini harus dihadapi.

Aji pun mengakui perombakan tersebut menjadi blunder yang ia lakukan hingga jeblok di putaran kedua.

"Ya itu jadi kendala yang saya hadapi. Sampai ada pertanyaan, kenapa setiap pertandingan line up selalu berubah? Itu karena kita tidak pernah tampil full team, kecuali lawan Persiba di laga perdana putaran kedua," kata Aji.

"Mengenai perombakan di paruh kompetisi, itu juga jadi kesalahan saya. Dengan pengambilan pemain baru,harapannya bisa maksimal tapi ternyata tidak lantaran mepetnya waktu," tambahnya.

Benar saja, dari delapan laga yang dilakoni di putaran kedua, PSIM hanya mampu meraih 2 kemenangan saja yakni dari Persiba dan Madura FC, sementara enam pertandingan lainnya dipaksa tumbang bahkan ketika berlaga di kandang.

Aditya Putra Dewa Optimis PSIM Yogyakarta Mampu Lolos ke Babak 8 Besar Liga 2 2019

Hasil itu yang membuat tim kebanggan Brajamusti dan The Maident terjun bebas ke peringkat ke-7 klasemen sementara dengan 24 poin, peluang Laskar Mataram untuk menembus babak 8 besar pun nyaris terkubur.

Padahal, PSIM sempat bertengger sebagai runner up Wilayah Timur di paruh kompetisi.

Nah, Aji pun berharap siapapun yang menjadi suksesornya di PSIM bisa membawa tim ini lolos ke babak 8 besar. Menurutnya, kekalahan PSBS Biak 3-0 di kandang Persis Solo, Rabu (9/10), membuka secercah harapan untuk lolos.

"Menurut saya, kalahnya PSBS Biak dari Persis Solo maka peluang ke 8 besar terbuka lagi. Meski tanpa saya, semoga psim bisa lolos 8 besar Kita kena penalti yg merugikan kami," kata Aji.

"Siapapun yang menggantikan saya, saya berpesan agar bisa menjaga motivasi pemain. Sebab, dipertandingan terakhir kemarin fighting spirit mereka luar biasa. Sayang tuan rumah mendapat hadiah penalti, yang menurut saya sebenarnya itu tidak terjadi pelanggaran," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved