Soccer Style

Seto Sebut Kemampuan Maksimal Yevhen Bokhashvili Belum Keluar Sepenuhnya

Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menyebut kemampuan bomber andalannya, Yevhen Bokhashvili, belum keluar seratus persen.

Seto Sebut Kemampuan Maksimal Yevhen Bokhashvili Belum Keluar Sepenuhnya
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili berusaha melewati hadangan pemain MAdura United, Jamie Xavier saat lanjutan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (29/9/2019). Dalam laga tersbeut PSS Sleman ditahan imbang MAdura United dengan skor 2-2. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Pelatih PSS Sleman, Seto Nurdiantoro menyebut kemampuan bomber andalannya, Yevhen Bokhashvili, belum keluar seratus persen.

Sebab, berdasarkan pantauan Seto saat memimpin latihan PSS Sleman, pemain asal Ukraina tersebut masih memiliki potensi yang bisa untuk dimaksimalkan.

Seperti diketahui, Yevhen Bokhashvili menjadi pahlawan kemenangan PSS Sleman atas Bhayangkara FC dalam lanjutan Liga 1 2019 pekan ke-22, Jumat (4/10/2019) kemarin.

Pada laga yang berlangsung di Stadion PTIK, Jakarta Selatan, itu Yevhen berhasil memborong dua gol kemenangan tim berjuluk Super Elang Jawa tersebut.

Yevhen Bokhashvili Lega Akhiri Puasa Gol Delapan Laga , Ada Peran Besar Sosok Ini di Balik Golnya

Brace yang dibuat Yevhen pada laga itu semuanya tercipta pada babak kedua.

Masing-masing pada menit 58 dan 90 (+1).

Tambahan dua gol itu membuat Yevhen untuk sementara menjadi topskor klub dengan torehan 11 gol dari 21 pertandingan.

Tak hanya itu, bahkan striker berusia 26 tahun itu juga telah mencatatkan satu assist bagi PSS Sleman.

Meski demikian, Seto menegaskan bahwa Yevhen masih perlu rangsangan untuk mengeluarkan kemampuan terbaiknya secara individu.

"Yevhen masih ada yang perlu untuk dibenahi," ujar Seto saat dihubungi Tribunjogja.com, Senin (7/10/2019).

BREAKING NEWS : Brace Yevhen Bokhashvili Bawa PSS Sleman Kalahkan Bhayangkara FC

Selain itu, menurut Seto, bomber bernomor punggung sepuluh itu masih belum maksimal dalam menempatkan posisi saat transisi bertahan dan menyerang.

Diakui pelatih kelahiran 45 tahun silam tersebut, dalam situasi defence seharusnya Yevhen juga terlibat di dalamnya.

Sebaliknya dalam keadaan attack Yevhen juga telah berada di depan sebagai striker.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Almurfi Syofyan
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved