Punya Fokus Perubahan Iklim, Indocement Terima Penghargaan SRN PPI

Indocement menerima penghargaan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI)

Punya Fokus Perubahan Iklim, Indocement Terima Penghargaan SRN PPI
Dok.Istimewa
Direktur Indocement, Antonius Marcos (kanan) saat menerima penghargaan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar (kiri) awal Oktober 2019 ini. 

TRIBUNJOGJA.COM - Produsen semen, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. (Indocement) menerima penghargaan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN PPI) dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia.

Penghargaan ini diserahkan langsung oleh Menteri KLHK, Siti Nurbaya Bakar, dan diterima oleh Direktur Indocement, Antonius Marcos dalam rangkaian acara Festival Iklim 2019 yang berlangsung awal Oktober 2019 lalu dan bertempat di Gedung Manggala Wanabakti, Jakarta.

Perubahan iklim telah menjadi menjadi fokus pertimbangan dalam perumusan tujuan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan.

Mengingat kerentanan Indonesia akan dampak perubahan iklim, pemerintah mengarusutamakan isu perubahan iklim dalam RPJM 2015- 2019 dan selanjutnya mengintegrasikan aksi perubahan iklim dibawah satu entitas kelembagaan melalui pembentukan Dirjen Pengendalian Perubahan Iklim – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

Direktur Indocement, Antonius Marcos mengatakan Sistem Registri Nasional Pengendalian Perubahan Iklim (SRN) merupakan sistem pengelolaan dan penyediaan data dan informasi berbasis web tentang aksi dan sumber daya untuk Adaptasi dan Mitigasi perubahan iklim di Indonesia.

"Seiring dengan upaya pengarusutamaan isu perubahan iklim di tingkat kebijakan pemerintah, aksi pengendalian perubahan iklim telah pula diinisiasi oleh berbagai pihak. Ditingkat tapak, masyarakat baik inisitiatif mandiri maupun melalui pendampingan mitra turut berkontribusi dalam mengurangi dampak perubahan iklim," katanya.

Melalui SRN inilah, lanjut Marcos, data dan informasi dari aksi maupun sumber daya yang digunakan upaya kolektif tersebut dihimpun.

Ini merupakan bentuk pengakuan pemerintah atas kontribusi berbagai dalam upaya pengendalian perubahan iklim di Indonesia.

Penghargaan diberikan kepada Pelaksana PROKLIM 2019 yang sudah melaksanakan joint activities mitigasi dan adaptasi di tingkat tapak; juga kepada Penanggungjawab atau Pelaksana Aksi Mitigasi yang sudah melakukan registrasi di SRN dalam rangka penurunan emisi serta kepada Kepala Daerah yang telah memberikan dukungan dalam implementasi ProKlim melalui regulasi dan kebijakan.

Pada tahun 2019 ini, tercatat 779 lokasi telah diregistrasi di SRN dan tersebar di 29 Provinsi yang mencakup 248 Kabupaten/Kota.

Dari jumlah tersebut telah dilakukan verifikasi kepada 321 lokasi setingkat desa/kelurahan atau dusun/dukuh/RW/jorong/ banjar yang telah memenuhi kriteria, dan ditetapkan 30 lokasi sebagai PROKLIM Utama, dan 2 lokasi yang masuk kategori PROKLIM Lestari.

Indocement merupakan satu-satunya produsen semen yang dianugerahi penghargaan ini.

"Indocement mendapatkan apresiasi penghargaan ini atas upaya berkelanjutan dalam kampanye perubahan iklim yang dilakukan bersama-sama masyarakat desa mitranya di semua lokasi operasional, seperti PROKLIM, Kampung Ramah Lingkungan (KRL) dan Sekolah Adiwiyata, disamping upaya yang dilakukan utamanya di lingkungan internal dan proses produksi," pungkasnya. (*)

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved