Kota Yogya

Disperindag Kota Yogya Awasi Penggunaan Tabung Elpiji 3 kg

Disperindag Kota Yogya akan kembali menggelar pengawasan penggunaan tabung elpiji 3 kilogram pada waktu yang tidak disebutkan.

Disperindag Kota Yogya Awasi Penggunaan Tabung Elpiji 3 kg
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Kurniatul Hidayah

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Yogyakarta akan kembali menggelar pengawasan penggunaan tabung elpiji 3 kilogram pada waktu yang tidak disebutkan.

Kabid Bimbingan Usaha Pengawasan dan Pengendalian Perdagangan Disperindag Kota Yogyakarta, Benedict Cahyo Santosa menjelaskan bahwa sebelumnya mereka telah melakukan sidak ke beberapa restoran dan pangkalan gas elpiji.

"Kemarin yang restoran itu bahkan kami menemukan puluhan gas elpiji bersubsidi dan saat itu juga langsung diganti dengan yang 5 kilogram yakni bright gas," bebernya, Senin (7/10/2019).

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Benni, sapaan akrabnya menjelaskan bahwa selama ini restoran atau tempat makan enggan menggunakan bright gas dengan alasan susah mencari bright gas di pangkalan.

"Bright gas stok selalu ada. Mereka alasannya takut kehabisan. Kami bilang nanti kami bawa agen, tinggal telpon nanti didrop," ujarnya.

Selain menyasar restoran, sidak selanjutnya dijelaskan Benny juga akan menyasar hotel.

Ia mengatakan tak sedikit hotel melati bahkan hotel berbintang yang masih menggunakan gas elpiji bersubsidi.

"Padahal tidak boleh. Termasuk laundry sebenarnya juga tidak boleh pakai gas subsidi," tambahnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: kur
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved