Berita PSS Sleman

PSS Sleman Dituntut Lebih Garang di Laga Kandang

PSS Sleman Dituntut Lebih Garang di Laga Kandang di Kompetisi Liga 1 2019

PSS Sleman Dituntut Lebih Garang di Laga Kandang
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Pemain PSS Sleman, Yevhen Bokhashvili berusaha melewati hadangan pemain Madura United, Jamie Xavier saat lanjutan kompetisi Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu (29/9/2019). Dalam laga tersbeut PSS Sleman ditahan imbang Madura United dengan skor 2-2. 

TRIBUNJOGJA.COM - Statistik unik ditorehkan tim promosi, PSS Sleman, sepanjang 22 pertandingan Liga 1 2019 yang telah dilakoni musim ini.

Tim besutan pelatih muda, Seto Nurdiantoro ini tampil begitu digdaya ketika bermain melakoni laga tandang.

Bagaimana tidak, andai kompetisi hanya dihitung berdasar hasil laga tandang, PSS bercokol diperingkat hasil dari 5 kali menang, 2 kali draw, dan 5 kali kalah mengoleksi 17 poin.

PSS hanya terpaut 1 poin saja, dari pemuncak klasemen sementara Bali United.

Menariknya lagi, capaian yang kini diraih PSS jauh lebih baik ketimbang juara bertahan Liga 1 2018, Persija Jakarta, yang terseok-seok di peringkat ke-14, dan juara liga 1 2017 Bhayangkara FC yang baru saja mereka kalahkan di posisi 10.

Hasil Lengkap Liga 1 2019 Pekan ke-22, PSS Sleman Peringkat Tujuh, Zona Degradasi Semakin Ketat

Sayang, ketika bermain kandang, PSS justru tak lebih garang bahkan terkadang kesulitan untuk menang.

Mengoleksi 15 poin di kandang, PSS hanya mampu menang 3 kali, 6 seri, dan sekali kalah.

Problem itulah yang harus dipecahkan pelatih Seto Nurdiyantoro jelang laga kandang lawan Kalteng Putra di Stadion Maguwoharjo, Jumat (18/10/2019) mendatang.

Jeda waktu yang lumayan panjang lantaran FIFA match day, bakal dimanfaatkan Seto untuk mengalalisa penyebab hasil kurang baik di kandang.

Ia berharap, anak asuhnya dapat tampil garang di kandang, sebagaimana yang mereka tampilkan di laga tandang.

Lini Depan Manchester United, Daniel James Ngaku Siap Bantu MU Isi Kekosongan Striker

"Ini yang selalu menjadi masalah bagi kami. Pada laga kandang kami tidak tampil maksimal, sementara di tandang kita bisa dapat hasil maksimal," kata Seto, Minggu (6/10/2019).

Ia pun tak tahu pasti penyebab timnya selalu kesulitan menang di kandang. Namun ia menekankan pada Brian Ferreira dkk, agar dukungan suporter di kandang justru jangan menjadi beban.

"Mungkin ada tekanan suporter di home tetapi harapannya kami perbaiki pelan-pelan, kami analisa kenapa di laga home selalu tidak maksimal, nah ini yang harus kami perbaiki," ujar dia.

"Harapan saya dengan adanya jeda waktu lama ini kami coba manfaatkan itu dan semoga di hasil berikutnya kami di home bisa lebih maksimal harapannya seperti itu," pungkasnya. (Tribunjogja I Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved