Liga 1 Putri 2019

Liga 1 Putri 2019, PSS Sleman Usung Misi Bangkit Saat Jumpa Persib Bandung

Liga 1 Putri 2019, PSS Sleman Usung Misi Bangkit Saat Jumpa Persib Bandung

Liga 1 Putri 2019, PSS Sleman Usung Misi Bangkit Saat Jumpa Persib Bandung
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Penampilan tim putri PSS Sleman saat melakoni laga perdana lawan PS Tira Persikabo pada laga pembuka Liga 1 Putri 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Sabtu (5/10/2019) lalu. 

TRIBUNJOGJA.COM - Tim sepak bola putri PSS Sleman bertekad bangkit saat bersua Persib Bandung pada match day kedua Grup A Liga 1 Putri 2019 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Senin (7/10/2019).

Kekalahan cukup telak 1-3 dari PS Tira Persikabo, Sabtu (5/10/2019), menjadi pelajaran penting tim putri PSS, Yuyud Pujiarto, jelang laga lawan Persib.

"Kekalahan di laga pembuka sebagai bahan evaluasi. Dari segi skill pemain sudah bagus. Hanya problem komunikasi yang belum berjalan baik,"kata pelatih tim putri PSS, Yuyud Pujuarto, Minggu (6/10/2019).

Di samping itu, Yuyud tak memungkiri terbatasnya waktu persiapan serta berbarengannya even Liga 1 Putri dengan Porda DIY 2019 menjadi kendala bagi timnya.

Juara di MotoGP Thailand, Marc Marquez Kunci Gelar Juara Dunia 2019

Liga Santri Nusantara Region DIY 2019, Dibuka Laga Ponpes Annur Vs Ponpes Nur Iman Mlangi

Sebab, beberapa pemain PSS saat ini juga tengah berjuang bersama kontingen daerah masing-masing di Porda DIY. Tak pelak, faktor fisik memang jadi kendala yang wajib disiasati.

Terpisah, tim putri Persib Bandung yang bertekad meraih kemenangan di laga perdananya di Liga 1 Putri 2019. Bermodal 24 pemain, tim putri Persib yang dilatih Iwan Bastian telah menyiapkan fisik, taktik, dan mental.

"Pertandingan pertama biasanya yang jadi permasalahan adalah mental, jadi kami perbaiki terus mental pemain. Kami percaya pemain siap tempur," ujar Ibas sapaan akrab Iwan Bastian.

Semifinal dan Final Elite Pro Academy Liga 1 U-20 di Gelar di Stadion Kapten I Wayah Dipta Bali

Iwan mengungkap satu di antara cara menyiapkan mental pemain adalah dengan menyuntikkan kepercayaan diri.

"Kalau tidak diberi kepercayaan diri, mungkin mentalnya tidak timbul. Kalau saya, percaya mereka bisa, mereka mampu. Apalagi kebanyakan pemain kami dari tim futsal, tapi lambat laun bisa," tandasnya. (Tribunjogja I Hanif Suryo)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: has
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved