Advertorial

Upaya Lestarikan Batik, Rajawali Indonesia Gelar Batik Music Festival

Upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya nenek moyang, promotor Rajawali Indonesia menggelar gelaran “Batik Music Festival” di Komplek Candi Pr

Upaya Lestarikan Batik, Rajawali Indonesia Gelar Batik Music Festival
istimewa
David Foster, Yovie bersama para musisi penampil Batik Music Festival saat memghadiri konferensi pers di D’Monaco, Sleman, Jumat (4/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Upaya melestarikan batik sebagai warisan budaya nenek moyang, promotor Rajawali Indonesia menggelar gelaran “Batik Music Festival” di Komplek Candi Prambanan, Sabtu (5/10/2019).

Sejumlah musisi kenamaan tanah air maupun maupun manca bakal menjadi bagian dari festival ini.

Sebut saja musisi kenamaan seperti David Foster, Kenny “Babyface” Edmonds, Katharine McPhee, Pia Toscano, Yuna dan Nick Zavior yang akan berkolaborasi dalam satu panggung.

Lalu artis tanah air seperti Yovie Widianto, Kahitna, BCL, Raisa, Marcell, Rio Febrian, 5 Romeo dan Arsy Widianto juga melakukan kolaborasi.

Anggota Dharma Wanita Persatuan Setda Kota Magelang Belajar Membatik

Festival ini menjadi terasa spesial karena digelar berdekatan dengan perayaan Hari Batik Nasional setiap 2 Oktober, sesuai dengan penetapan batik sebagai warisan budaya Indonesia oleh UNESCO tahun 2009 silam.

Suasana dan tema batik bakal diwujudkan lewat baju batik yang akan dikenakan para musisi dan juga penonton.

“Tidak hanya pertunjukkan musik saja, festival ini menjadi kolaborasi tiga mahakarya yaitu batik, Candi Prambanan dan musik yang disuguhkan dalam satu waktu. Tentu menjadi momen yang sayang untuk dilewatkan,” kata founder Batik Music Festival, Anas Syahrul Alimi saat konferensi pers di D’Monaco, Sleman, Jumat (4/10/2019).

Anas yang juga CEO Rajawali Indonesia ini juga menjelaskan, bukan hanya konsep batik yang diwujudkan lewat kostum batik dalam festival ini.

Tetapi juga suatu harapan agar batik ini semakin mendunia lewat kehadiran para musisi manca ke Indonesia. Ada harapan, festival ini akan digelar secara rutin tiap tahunnya.

“Kami dan pihak Taman Wisata Candi merasa punya tanggung jawab untuk ikut menjaga dan melestarikan batik sebagai salah satu warisan budaya. Festival ini menjadi bentuk kepedulian kami terhadap batik dan ada sebuah harapan besar, suatu saat nanti semakin banyak artis dunia memakai baju batik,” kata Anas.

Pengrajin Batik Tulis di Bantul Kembangkan Batik Motif Papua

Di kesempatan yang sama, Direktur Utama Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko, Edy Setijono selaku Co Promotor Batik Music Festival menjelaskan, musik menjadi suatu cara yang paling cair untuk lebih memperkenalkan warisan budaya yang dimiliki bangsa ini kepada cakupan masyarakat yang lebih luas.

“Musik telah menggiring masyarakat untuk belajar dan memahami lebih dalam tentang adanya batik dan situs bersejarah yang harus dibanggakan. Tak hanya terhibur, masyarajat juga mendapat nilai edukasi yang tinggi. Festival ini mungkin bakal jadi momen Candi Prambanan diserbu oleh ribuan orang yang mengenakan batik,” kata Edy.

Kehadiran Jasa Raharja Putera, Bank BRI, Bank BTN, Garuda Indonesia, Semen Indonesia, Jasa Marga, Pupuk Indonesia dan Pelindo III sebagai pihak sponsor menjadi suatu bentuk sinergi nyata BUMN untuk mendukung hal positif yang dilakukan demi kepentingan masyarakat dan nilai-nilai luhur di dalamnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: sus
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved