Pendidikan

Dosen FH UMY Terpilih Sebagai Ketua ASKUI PTMA

osen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Yordan Gunawan terpilih menjadi ketua Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA

Dosen FH UMY Terpilih Sebagai Ketua ASKUI PTMA
Istimewa
Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Yordan Gunawan terpilih menjadi ketua Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA se-Indonesia periode 2019-2021 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Dosen Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Yordan Gunawan terpilih menjadi ketua Asosiasi Kantor Urusan Internasional (ASKUI) PTMA se-Indonesia periode 2019-2021.

Yordan menjelaskan, jabatan tersebut merupakan amanah yang berat karena harus mengayomi Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan Aisyiyah (PTMA).

"Kalau dilihat kampus-kampus Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang besar, seperti UMY, UMM, UMS, UAD itu sudah tidak ada masalah, namun justru ini cluster yang menengah dan berkembang harus betul-betul diayomi dan  ditingkatkan kapasitas mereka agar persiapan dan kemampuan mereka menuju jenjang internasional bisa diwujudkan," ujarnya Sabtu (5/10/2019).

UMY Beri Bantuan Dana untuk Pembangunan Gedung SD di Papua Barat

Yordan menyampaikan adanya pengayoman dan peningkatan kapastitas PTMA di cluster menengah dan berkembang terkhusus pada wilayah Indonesia bagian timur dan Indonesia bagian paling barat dalam akses transportasi masih terhalang dan susah.

Maka, kata dia dibutuhkan kerjasama dari PTMA se-Indonesia agar bisa bersama-sama berkembang mewujudkan kampus yang bereputasi internasional.

Bagi Yordan, Internasionalisasi itu sangat perlu digalakkan baik untuk perangkingan di tingkat nasional maupun internasional.

Oleh karena itu PTMA membutuhkan adanya staff asing, mahasiswa asing baik full-time maupun student exchange.

Hal tersebut yang juga akan menjadi sasaran Yordan untuk dikembangkan di kemudian hari.

LP3M UMY Beri Bantuan ke Sekolah di Pulau Arar

“Harapannya akan ada semacam peningkatan kapasitas kepala kantor urusan internasional untuk melakukan internasionalisasi di kampus masing-masing," katanya.

Untuk itu, perlu dibuat semacam cluster Perguruan Tinggi Muhammadiyah secara internasionalisasi, terutama bagi cluster menengah dan berkembang.

"Kemudian melakukan pembinaan terhadap kampus-kampus tersebut, namun hal tersebut tentu membutuhkan dukungan dari pimpinan Majelis Dikti maupun pimpinan universitas terutama UMY, karena saya berada di UMY untuk bisa memudahkan proses melakukan pembinaan itu sendiri,” jelasnya.

Lanjutnya, bagaimanapun kampus dengan cluster menengah dan berkembang perlu dukungan yang luar biasa baik dari kebutuhan finansial dan juga kebutuhan sumber daya manusia, akses informasi dan sebagainya.

”Dengan ini harapannya PTMA se-Indonesia dapat melakukan internasionalisasi secara merata dan tanpa ada halangan serta akses informasi yang mudah,” ungkap dia.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved