Breaking News:

Sleman

Bupati Sleman Berpesan Jaga Warga Desa Condongcatur dapat Meredam Gesekan

Pengukuhan di Balai Desa Condong Catur, Depok, Sleman kemarin ditandai dengan penyerahan SK oleh Bupati Sleman kepada Ketua Pengurus Jaga Warga tiap

Penulis: Santo Ari | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Desa Condongcatur, Depok Sleman kini miliki Jaga Warga setelah dikukuhkan Bupati Sleman Sri Purnomo, Jumat (4/10/2019) malam kemarin.

Pengukuhan Jaga Warga Desa Condongcatur ini merupakan realisasi dan pengaplikasian dari Peraturan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor 6 Tahun 2019 Tentang Jaga Warga.

Pengukuhan di Balai Desa Condong Catur, Depok, Sleman kemarin  ditandai dengan penyerahan SK oleh Bupati Sleman kepada Ketua Pengurus Jaga Warga tiap dusun.

Langgar Perda, Satpol-PP Sleman Tertibkan Reklame di Jakal

Bupati Sleman Sri Purnomo berharap dengan pengukuhan Jaga Warga tersebut dapat menumbuhkan kembali nilai-nilai luhur yang ada di masyarakat dan mengoptimalkan pranata sosial.

Dengan keberadaan Jaga Warga ini juga dapat memperkuat persatuan dan kesatuan, mewujudkan keamanan, ketertiban umum, ketenteraman, dan kesejahteraan masyarakat.

Selain itu, Jaga Warga juga harus bisa membangun komunikasi yang baik dengan kepala dan perangkat desa, keamanan di masing-masing wilayahnya.

Ia berpesan agar Jaga Warga dapat terus menumbuhkan kebersamaan dan gotong royong antar warga.

"Jaga Warga harus mampu menjaga warganya dari kemungkinan datangnya ancaman seperti narkoba, terorisme atau upaya yang bisa memecah belah warga," ujarnya.

Kejutan Kapolres Sleman untuk Dandim, TNI-Polri Pun Gowes Bareng

Bupati menilai, Condongcatur merupakan wilayah yang relatif cepat dalam pertumbuhan permukiman baru dan memiliki penduduk yang semakin beragam dengan mobilitas tinggi.

Maka dari itu wilayah ini sangat rentan terhadap terjadinya gesekan antar umat beragama, kenakalan remaja, penyalahgunaan narkoba maupun tindak kriminal lainnya.

"Keberadaan Jaga Warga di Desa Condongcatur dapat mengantisipasi dan mampu menyelesaikan perselisihan antar warga dan antar kampung. Jangan sampai di wilayah Sleman ini terjadi perkelahian antar kampung, maupun perkelahian antar geng," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Desa Condongcatur Sleman, Reno Chandra Sangaji mengatakan Jaga Warga di Desa Condongcatur dibentuk di setiap padukuhan yang ada.

 Sehingga ada 18 jaga warga di Desa Condong Catur, termasuk di Dusun Kentungan yang sebelumnya dikukuhkan oleh pemerintah DIY sebagai pilot project Jaga Warga di tahun 2018.

"Jaga Warga ini terdiri dari tokoh masyarakat, RT/RW, tokoh pemuda dengan total 300 lebih pengurus, untuk bersama-sama menjaga Desa Condongn Catur agar tetap kondusif," ujarnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved