Breaking News:

Bisnis

Makna si Ontoseno, Lucky Draw Kustomfest 2019 Back to The Roots

Dalam perhelatan kedelapan kalinya ini, Lucky Draw dibuat dengan inspirasi yang kuat serta filosofi mendalam. Lucky Draw kali ini dinamakan Ontoseno.

Penulis: Wahyu Setiawan Nugroho | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM / Wahyu Setiawan
Lulut Wahyudi Director Kustomfest 2019 (duduk) bersama tim saat menunjukkan motor Lucky Draw yang diberi nama Ontoseno di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo Yogyakarta, Jumat (4/10/2019). Motor ini akan diundi pada Kustomfest 2019 mendatang. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Event lebarannya anak kustom, Kustomfest 2019 mengenalkan Lucky Draw-nya di Pendopo Agung Royal Ambarrukmo, Jumat (4/10/2019).

Dalam perhelatan kedelapan kalinya ini, Lucky Draw dibuat dengan inspirasi yang kuat serta filosofi mendalam. Lucky Draw kali ini dinamakan Ontoseno.

Ya, Ontoseno memang terinspirasi dari salah satu tokoh pewayangan dalam cerita jawa khususnya pada masa kejayaan Pandhawa.

Inspirasi Ontoseno diambil lantaran menjadi sosok yang rela mengorbankan dirinya demi kejayaan dan kemenangan Pandhawa dalam perang Baratayuda dalam cerita pewayangannya.

Refleksi Pasca Pemilu, Kustomfest 2019 Usung Tema Back to The Roots, Ini Maknanya

Inspirasi tersebut yang membuat Lulut Wahyudi, Director Kustomfest membuat Lucky Draw dengan nama yang sama.

Dikatakan Lulut, pengorbanan yang dilakukan oleh Ontoseno dalam kisah pewayangan ini sudah langka dan jarang ditemui di era milenial saat ini.

"Pengorbanan yang dilakukan era sekarang ini kebanyakan disispi kepentingan tertentu, bukan pengorbanan demi kebaikan bersama. Dan ini saya terapkan pada Ontoseno yang berwujud motor kustom yang menganut style Flat Track," kata Lulut disela jumpa media.

Saat ditanya mengapa sosok Ontoseno yang dijadikan inspirasi dan nama dalam lucky draw, Lulut menjabarkan, bahwa sosok inilah yang menurutnya patut menjadi teladan dan diambil nilainya dalam kehidupan saat ini.

"Di dunia pewayangan, sosok Ontoseno ini tak sepopuler Gatotkaca atau Arjuna yang sudah punya nama besar. Meski tidak populer namun Ontoseno berani mengambil keputusan atas dasar kecintaannya yang besar atas negara yang ia sayangi. Hal tersebut mendasari saya memilih sosok Ontoseno," tandas Lulut.

Djoened Garage, Bengkel Modifikasi Spesialis Rangka dan Stang Kustom di Yogyakarta

Pihaknya juga merasa bahwa nilai-nilai budaya luhur seperti dulu sudaj jarang terjadi di era milenial saat ini.

Ontoseno merupakan representasi yang real tentang jiwa dan spirit berani berkorban demi negara dan orang-orang yang dicintainya.

Dengan kehadiran Lucky Draw Ontoseno di Kustomfest 2019 ini, Lulut berharap generasi muda untuk tidak hanya menuntut dari sekelilingnya termasuk keluarga dan negara.

Tapi anak muda harus mulai berpikir apa yang bisa dilakikan, diperbuat dan dikorbankan bagi negara dan orang-orang di sekelilingnya.

"Jika hal dasar tadi tertanam baik maka orang tersebut akan masuk pada level berpikir yang seimbang," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved