Parenting

Hati-hati, Ini Efek Buruk Jika Anak Menonton Film Kategori R atau Restricted Seperti Joker

Ada sejumlah dampak psikologis yang akan diterima anak jika menonton film kategori restricted tersebut.

Hati-hati, Ini Efek Buruk Jika Anak Menonton Film Kategori R atau Restricted Seperti Joker
www.youtube.com/Warner Bros. Pictures
Cuplikan adegan film 'Joker' 

Hati-hati, Ini Efek Buruk Jika Anak Menonton Film Kategori R atau Restricted Seperti Joker

TRIBUNJOGJA.COM - Menonton film di bioskop bisa menjadi alternatif menghabiskan waktu berkualitas bersama keluarga.

Tak jarang, jika akhir pekan tiba, banyak ibu dan bapak baik tua maupun muda mengajak serta anak-anaknya untuk menonton film di bioskop.

Film bisa menjadi media belajar dan hiburan bagi anak. Namun, orangtua perlu cukup ketat mengawasi, agar anak menonton film sesuai dengan usianya.

Salah satu film yang tidak boleh ditonton oleh anak di bawah usia 17 tahun adalah Joker, film karya sutradara Todd Phillips yang juga sudah tayang di Tanah Air.

Dilansir dari situs Lembaga Sensor Film (LSF), lsf.go.id, film layar lebar Joker diklasifikasikan untuk penonton umur 17 tahun ke atas. Begitu pula di Amerika Serikat, Motion Picture Association of America (MPAA) memberi film ini rating R atau Restricted (terbatas).

Film Joker sudah tayang di bioskop
Film Joker sudah tayang di bioskop (tadaima.com.mx)

Di Indonesia, peringatan agar anak tidak menonton film Joker disampaikan lewat berbagai media, termasuk media massa cetak dan elektronik.

Sayangnya, banyak anak justru ingin menonton film tersebut karena penasaran. Nah, menonton film dengan rating R (Restricted) alias terbatas ternyata punya dampak buruk bagi anak, lho. Apa saja dampaknya?

Psikolog anak dan keluarga, Samanta Ananta, M.Psi menyebutkan, ada sejumlah dampak psikologis yang akan diterima anak jika menonton film kategori restricted tersebut.

1. Trauma tidak langsung

Anak mungkin saja belum siap untuk melihat adegan-adegan mengerikan atau kalimat yang membutuhkan pemahaman lebih dalam film tersebut. Akibatnya, anak tidak

Halaman
123
Editor: Rina Eviana
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved