Tips

Cara Pencegahan Penyakit Hepatitis A pada Anak

Hepatitis A merupakan jenis penyakit yang paling sering ditemui pada anak. Anak-anak yang punya resiko penyakit ini rentan terkena daya tahan tubuh.

Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Yoseph Hary W
childrens.com
childrens.com, Ilustrasi Foto Anak Sakit 

Tribunjogja.com - Hepatitis A merupakan jenis penyakit yang paling sering ditemui pada anak. Anak-anak yang punya resiko penyakit ini rentan terkena daya tahan tubuh.

Masa inkubasi virus hepatitis A yang masuk dalam tubuh sekitar 28 hari. Dikutip dari Nakita, menurut penjelasan DR. Dr. Hanifah Oswari, Sp.A(K) ada beberapa gejala untuk hepatitis A.

Gejala akut hepatitis A yaitu demam, lemas, pusing, mual, muntah, bola mata atau kulit tampak kuning, perut sebelah kanan atas terasa sakit, warna urin berwarna kuning gelap, dan anak tak nafsu makan.

Gejala ini bukan karena virus yang menyerang, melainkan akibat respons imun tubuh untuk mengeluarkan virus pada sel hati. Pengeluaran virus ini berfungsi merusak dan menghancurkan virus dalam tubuh.

Anak dibawah umur lima tahun, respons imun tubuh belum begitu bagus sehingga hepatitis A tidak nampak.

Dikutip dari Nakita, ada lima penyebab anak berisiko terserang Hepatitis :

1. Makan makanan yang tidak higienis (tidak mencuci tangan dengan benar sebelum menyiapkan makanan).

2. Minum air atau susu yang terkontaminasi oleh kotoran yang mengandung virus.

3. Makan makanan (terutama kerang) yang terkontaminasi oleh kotoran yang terinfeksi.

4. Traveling ke negara-negara yang banyak terinfeksi tanpa adanya vaksinasi terlebih dahulu.

5. Transfusi darah.

Orang tua tidak perlu takut jika mengenali gejala penyakit ini. Selain konsultasi ke dokter, ada beberapa pencegahan supaya anak terhindari dari penyakit Hepatitis A.

1. Masak makanan sampai matang supaya tidak terkontaminasi virus hepatitis A.

2. Berikan vaksinasi hepatitis A setelah Si Kecil berusia 2 tahun, ulangi lagi setelah 6 bulan sampai 12 bulan berikutnya. Pemberian satu kali belum bertahan cukup lama dibandingkan pemberian 2 kali yang bisa bertahan hingga 20 tahun.

3. Menjaga kebersihan dan sanitasi lingkungan di sekitar rumah.

4. Tidak membiasakan anak jajan sembarangan.

5. Tidak membiarkan anak menggunakan peralatan sikat gigi, sisir, handuk, gunting kuku secara bersama-sama dengan orang lain.

6. Berikan obat-obatan untuk menghilangkan gejala penyakit Hepatitis A. Konsultasikan pada dokter dan tanyakan efek samping setiap obat yang diresepkan untuk anak.

(*)

( Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri )

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved