Bripda NOS Ditangkap di Solo, Diduga Terpapar Paham Radikalisme dari Medsos

Bripda NOS Ditangkap di Solo, Diduga Terpapar Paham Radikalisme dari Medsos

Bripda NOS Ditangkap di Solo, Diduga Terpapar Paham Radikalisme dari Medsos
Kompas/Devina Halim
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo 

TRIBUNJOGJA.COM - Seorang polisi wanita berinisial NOS yang berpangkat Bripda ditangkap terkait dengan paham radikalisme.

Oknum polisi tersebut saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh Tim Densus 88 Antiteror.

Bripda NOS diduga terpapar paham radikal dari media sosial.

"Dia terpapar paham ISIS melalui media sosial," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen (Pol) Dedi Prasetyo ketika dihubungi, Jumat (4/10/2019).

Kendati demikian, Dedi tidak merinci lebih lanjut sudah berapa lama oknum anggota Polda Maluku Utara itu terpapar.

Nekad Ambil Dagangan Milik Orangtua, Seorang Pemuda di Aceh Digelandang Polisi

NOS disebut ditangkap di Solo, Jawa Tengah. Akan tetapi, Kepala Bagian Penerangan Umum (Kabagpenum) Polri Kombes Pol Asep Adi Saputra tidak menyebutkan kapan NOS ditangkap.

Saat ini, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri masih memeriksa oknum tersebut.

Selain itu, Asep menuturkan bahwa NOS juga akan menjalani sidang terkait dugaan pelanggaran kode etik.

Nantinya, NOS terancam dipecat dari institusi kepolisian.

"Secara aturan di internal organisasi, yang bersangkutan juga dalam proses untuk menuju sidang komisi kode etik, yang kemudian nanti akan direkomendasikan di-PTDH (Pemberhentian Tidak dengan Hormat)," ujar Asep di Gedung Humas Mabes Polri, Kamis (3/10/2019).

Video Panas Pelajar di Tuban, Polisi: Pemeran Pria Diduga Paksa si Cewek, Lainnya Nonton dan Merekam

Halaman
12
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved