Kriminalitas

Residivis Pengedar Narkoba Ditangkap Saat Cari Bungkusan Sabu-Sabu di Pinggir Jalan di Bantul

Tersangka sempat berkelit sebelum akhirnya mengaku tengah mencari bungkusan sabu-sabu.

Residivis Pengedar Narkoba Ditangkap Saat Cari Bungkusan Sabu-Sabu di Pinggir Jalan di Bantul
TRIBUNJOGJA.COM / Amalia Nurul
BNN Kabupaten Bantul amankan residivis pengedar narkoba jenis sabu-sabu beserta barang bukti sabu-sabu seberat 5,25 gram, Kamis (23/10/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, BANTUL - Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Bantul menangkap CT (39) warga Pakualaman, Kota Yogyakarta saat tengah mencari bunguksan berisi sabu-sabu pada 19 September pukul 23.50 WIB.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, tersangka yang tertangkap di pinggir jalan Dusun Kaliputih RT 4, Pendowoharjo, Sewon ini sempat berkelit sebelum akhirnya mengaku tengah mencari bungkusan sabu-sabu.

Petugas pun menyuruh tersangka untuk melanjutkan mencari dan mengambil paket sabu-sabu tersebut.

Akhirnya ditemukan paket sabu-sabu yang dibalut tisu dan dilakban warna hitam.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Bungkusan berada di dekat cor bis di jalan kampung.

Di hadapan petugas dan disaksikan tokoh masyarakat sekitar, tersangka membuka bungkusan tersebut dan di dalamnya berisi 5,25 gram sabu-sabu.

Barang tersebut rencananya akan diedarkan di wilayah Bantul dan sekitarnya.

Kepala BNN Kabupaten Bantul, Arfin Munajah menjelaskan, tersangka diduga dikendalikan oleh jaringan pengedar narkotika, yang merupakan warga binaan LP kelas II A Yogyakarta berinisial PS/JB.

Tahanan Narkoba Sembunyikan Tembakau Gorila di Dubur saat akan Disidang

"Petugas BNN Kabupaten Bantul dan BNNP DIY melakukan surveillance selama beberapa hari di wilayah Bantul dan Yogyakarta. Setelahnya dilakukan penyelidikan lebih lanjut, untuk mengungkap transaksi gelap narkotika tersebut," ujarnya saat jumpa pers di kantor BNN Kabupaten Bantul, Kamis (3/10/2019).

Barang bukti lainnya yang berhasil diamankan selain selain sabu-sabu seberat 5,25 gram yakni tisu dibalut lakban warna hitam, dua unit HP dengan masing-masing dua sim card, dan satu unit motor Honda Vario hitam silver beserta STNK yang digunakan tersangka.

Atas tindakannya tersebut, tersangka dijerat pasal 132 ayat 1 juncto pasal 114 ayat 1 atau pasal 115 ayat 1 atau pasal 112 ayat 2 UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Sindikat Pengedar Narkoba Purworejo-Kulon Progo Ditangkap

Dengan pasal tersebut tersangka terancam hukuman minimal lima tahun penjara.

Kasi Berantas Singgih Suhartoyo menambahkan, motif tersangka mengedarkan narkoba diduga karena motif ekonomi.

Tersangka sehari-hari hanya bekerja serabutan.

"Mungkin ingin mendapat tambahan hasil, nyambi. Karena dari pemeriksaan urin, hasilnya negatif, bukan pemakai," jelasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: amg
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved