Gunungkidul

Anggaran Pilkada Gunungkidul Akhirnya Disetujui

Pemkab, KPU, Bawaslu Gunungkidul telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait dengan hibah dana yang akan digunakan Pilkada 2020

Anggaran Pilkada Gunungkidul Akhirnya Disetujui
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Gunungkidul 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Wisang Seto Pangaribowo

TRIBUNJOGJA.COM, GUNUNGKIDUL - Pemerintah Kabupaten Gunungkidul bersama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Gunungkidul, dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul telah menandatangani Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) terkait dengan hibah dana yang akan digunakan Pilkada 2020.

Penandatanganan tersebut dilakukan pada senin sore (30/9/2019) lalu.

Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Umum, Setda Gunungkidul, Putro Sapto Wahyono mengatakan terkait dengan dana Pilkada semua sudah disepakati.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Menurutnya dengan kesepakatan ini membuktikan bahwa Pemkab Gunungkidul berkomitmen untuk menjamin Pilkada 2020 dapat terselenggara dengan baik.

"Anggaran total yang disepakati sebesar Rp 34.101.129, dengan rincian Rp 27 milliar dihibahkan KPU sedangkan Rp 6,3 milliar dihibahkan kepada Bawaslu," katanya, Senin (1/10/2019).

Putro mengatakan, anggaran yang dihibahkan tidak hanya untuk membiayai penyelenggaraan tahapan Pilkada 2020 saja tetapi juga ada kegiatan yang diselenggarakan pada tahun ini.

SLB Krida Mulia Gunungkidul Peringati Hari Batik Nasional

Dirinya mengatakan tahun ini KPU maupun Bawaslu pada tahun ini dialokasikan mendapatkan anggaran sebesar kurang lebih RP 600 juta.

Sedangkan sisanya sebesar Rp 33.5 Milliar akan diberikan pada tahun depan.

"Total anggaran sebesar Rp 34,1 milliar ada yang diberikan tahun ini ada yang diberikan tahun depan," katanya.

Terpisah Ketua KPU Ahmadi Ruslan Hani mengatakan anggaran yang telah disepakati harus melalui proses yang cukup panjang.

Dinsos Gunungkidul Lakukan Verifikasi Ulang PBI BPJS Kesehatan

Pembahasan diawali di internal KPU pembahasan juga dilaksanakan dengan Tim Anggaran Pemerintahan Daerah dan dilanjutkan review dari inspektorat.

“Selain itu, kami juga melakukan koordinasi dengan tiga kabupaten lain di DIY yang akan melaksanakan pilkada serentak tahun depan. Awalnya kami mengajukan anggaran sebesar Rp 29 miliar dan disetujui sebesar Rp 27,7 milliar,” ungkapnya.

Menurutnya angka sebesar Rp 27,7 milliar telah dilakukan pembahasan brsama TPAD dan review dari inspektorat dan akhirnya disepakati.

“Ada beberapa program yang harus dilakukan efisiensi dan juga disesuaikan dengan SHBJ Daerah," pungkasnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Wisang Seto Pangaribowo
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved