Sport
Askab PSSI Bantul Kembali Gulirkan Kompetisi Internal
Sebanyak 80 kesebelasan bakal bersaing dalam kompetisi internal Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bantul tahun 2019.
Penulis: Azka Ramadhan | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM - Sebanyak 80 kesebelasan bakal bersaing dalam kompetisi internal Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Bantul tahun 2019.
Deretan klub tersebut nantinya terbagi ke dalam empat kasta, yakni Divisi Super, Divisi Utama, Divisi I, hingga Divisi II.
Pertandingan dua kontestan Divisi Utama, antara Rio Muda melawan BRA FC, menjadi partai pembuka yang berlangsung di Stadion Dwi Windu, Bantul, pada Jumat (4/10/2019) mendatang.
• Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen
Secara keseluruhan, ajang tahun ini akan tersaji 364 laga, dari empat divisi.
"Kali ini, di masing-masing divisi, terdapat perubahan jumlah tim. Jadi, untuk Divisi Super hanya 14 tim, Divisi Utama 20 tim, Divisi I 22 tim, kemudian Divisi II 24 tim," kata Wakil Ketua Askab PSSI Bantul, Susilo Marwata, dalam sesi jumpa pers, Rabu (2/10/2019) sore.
Tetapi, Susilo melanjutkan, beberapa klub lainnya, baru akan melakoni pertandingan satu hari setelah upacara pembukaan.
Ia pun menjelaskan, untuk laga pembuka nanti, rencananya bakal dihadiri langsung oleh Bupati Bantul, Suharsono, untuk opening ceremony.
• BREAKING NEWS : Persiba Bantul Resmi Selesaikan Tunggakan Gaji Pemain Musim Lalu
"Ya, Pak Bupati nanti yang akan membuka kompetisi. Seremonial akan dilakukan sebelum pertandingan Rio Muda lawan BRA FC. Kalau untuk pertandingan lain, sebagian besar dimulai Sabtu (5/10/2019)," ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Sekum Askab PSSI, Sapto Priyono mengungkapkan, meski jumlah tim di masing-masing divisi mengalami perubahan, untuk regulasi dipastikan tetap.
Termasuk aturan soal kewajiban menyertakan pemain usia muda.
"Jadi, setiap klub harus memainkan pemain asli Bantul di setiap pertandingan. Lalu, ada empat pemain muda, atau U-21 yang harus dimainkan. Kalau untuk pemain luar Bantul, hanya boleh didaftarkan maksimal tiga pemain saja," ungkapnya.
• Askab PSSI Bantul Siap Gulirkan Empat Kasta Kompetisi
Dengan begitu, ia berharap, Bantul semakin konsisten mengorbitkan talenta-talenta belia menuju sepakbola profesional.
Mereka pun diharapkan bisa jadi suksesor bagi Antoni Putro (PSS Sleman), atau Pratama Gilang (PSIM Yogyakarta) yang merupakan jebolan kompetisi lokal ini.
"Saat ini kan sudah banyak pemain Bantul yang sudah bermain di kompetisi tingkat nasional. Ada yang sudah main di Liga 1 maupun Liga 2," jelas Susilo.
"Jadi, harapannya ada penerusnya. Kan sudah ada 80 tim dan wajib memainkan empat pemain muda. Karena itu, akan banyak pemain muda yang bisa diproyeksi ke tingkat yang lebih tinggi," pungkasnya. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/askab-pssi-bantul-kembali-gulirkan-kompetisi-internal.jpg)