Bisnis
Akseleran Targetkan Realisasi Total Pinjaman Rp1,1 Triliun Hingga Desember
Fintech Peer to Peer Lending Indonesia, Akseleran mencatat, pada kuartal ketiga 2019 ini telah mampu menyalurkan kredit kepada 150 pelaku UMKM dengan
Penulis: Yosef Leon Pinsker | Editor: Ari Nugroho
TRIBUNJOGJA.COM - Fintech Peer to Peer Lending Indonesia, Akseleran mencatat, pada kuartal ketiga 2019 ini telah mampu menyalurkan kredit kepada 150 pelaku UMKM dengan nilai hampir menyentuh angka Rp200 miliar.
“Untuk invoice financing dan pre-invoice financing memberikan kontribusi hingga 90% dari total pinjaman. Khusus penyaluran pinjaman mikro, bisa melalui online merchant financing dimana Akseleran sudah bekerjasama dengan Bukalapak dan Tokopedia,” ujar Ivan Tambunan, CEO & Co-Founder Akseleran dikutip dari keterangannya, Rabu (2/10/2019).
Saat ini, dia mengungkapkan, rata-rata pertumbuhan pinjaman Akseleran sudah menembus sebesar Rp70 miliar tiap bulannya.
Melihat geliat pertumbuhan di Q3, Ivan optimistis Akseleran mampu merealisasikan total pinjaman sebesar Rp1,1 triliun secara kumulatif di akhir periode Desember 2019.
• Akseleran Optimistis Salurkan Pinjaman Rp1,2 Triliun di 2019
Menginjak usia yang kedua di tahun ini, pengguna Akseleran telah hampir mencapai 250 ribu yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia baik itu para pemberi dana pinjaman (lender) maupun kepada para peminjam (borrower).
Pihaknya pun berupaya untuk menguatkan kualitas layanan salah satunya sudah ada proteksi asuransi di kampanye penggalangan dana pada platform Akseleran.
“Kami sudah bekerjasama dengan Simasnet yang difasilitasi Qoala yang menyediakan proteksi asuransi kredit untuk pinjaman Online Merchant Financing dan dengan ASEI yang difasilitasi Marsh untuk pinjaman kepada para peminjam UKM secara umum. Melalui kerja sama ini, terdapat jaminan pengembalian dana kepada pemberi pinjaman hingga 85% dari tunggakan pokok,” jelas dia. (TRIBUNJOGJA.COM)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/akseleran-optimistis-salurkan-pinjaman-rp12-triliun-di-2019.jpg)