Sleman

KPU Sleman Akan Tingkatkan Angka Partisipasi pada Pilkada 2020

Dalam Pemilu 2019 kemarin, KPU Sleman ditargetkan raihan partisipasi sebesar 82% dan bisa terpenuhi sebanyak Rp 86,65%.

TRIBUNJOGJA.COM / Santo Ari
Paparan KPU Sleman 

TRIBUNJOGJA.COM - Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) akan dilaksanakan 23 September 2020 mendatang.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman telah mendapatkan hibah daerah sebesar Rp 25,1 miliar untuk pelaksanaan Pilkada 2020 setelah penandatanganan Nota Perjanjian Hibah Daerah (NPHD).

Jumlah ini lebih sedikit dari anggaran yang diusulkan maret kemarin, yakni Rp 49 miliar.

Ketua KPU Sleman Trapsi Haryadi mengatakan pengajuan tersebut berdasarkan standar APBN dan standar harga barang dan jasa.

Grebek Pasar Isuzu Traga, Lebih Dekat ke Konsumen

Setelah dilakukan koordinasi dengan pemerintah daerah sejak bulan April kemarin, maka dengan pertimbangan kemampuan daerah disetujualah hibah sebesar Rp 25,1 miliar.

"Kita tetap optimis pilkada dapat berjalan lancar dengan menengok kebelakang, di mana anggaran Pilkada 2015 sebesar Rp 21 miliar dan digunakan Rp 16 miliar," jelasnya Selasa (1/10/2019).

Trapsi mengatakan pihaknya akan fokus pada tiga hal dalam menggunakan dana hibah tersebut.

Hal pertama adalah pada masalah efisiensi pengadaan logistik, dengan mengacu pada e-katalog.

Target kedua, pihaknya akan fokus pada peningkatan partisipasi masyarakat dalam Pemilukada 2020 di Kabupaten Sleman.

Dan yang terakhir adalah menghindari adanya sengketa hukum, baik itu di Bawaslu ataupun Mahkamah Konstitusi.

Halaman
1234
Penulis: Santo Ari
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved