Breaking News:

Raperda Kepemudaan Jadi Salah Satu Prioritas DPRD Kota Magelang

Raperda Kepemudaan Jadi Salah Satu Prioritas DPRD Kota Magelang pada 2020 Mendatang

Tribun Jogja/Rendika Ferri Kurniawan
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang, Budi Prayitno, mengatakan akan memasukkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepemudaan ke Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2020 mendatang, Senin (30/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Magelang akan memasukkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kepemudaan ke Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Tahun 2020 mendatang.

Raperda Kepemudaan ini dinilai penting untuk mendorong dan memajukan generasi muda di Kota Magelang.

Ketua DPRD Kota Magelang, Budi Prayitno, menuturkan, pihaknya akan membahas Raperda Kepemudaan ini pada tahun 2020 mendatang.

Naskah akademik tengah disusun. Isinya mencakup segala bidang Kepemudaan. Raperda ini rencananya jadi salah satu prioritas pada pembahasan regulasi tahun depan.

"Untuk Propemperda 2020 mendatang, kami masih mencari dan menginventarisir apa yang dibutuhkan di Kota Magelang. Salah satunya adalah Raperda Kepemudaan, dimana raperda ini akan menjadi payung hukum bagi pemuda, mendorong generasi muda khususnya di Kota Magelang ke arah yang lebih baik," tutur Budi, Senin (20/9/2019) saat diwawancarai di Kantor DPRD Kota Magelang.

KPU Sleman Terima Anggaran Dana Hibah untuk Pilkada Rp25,1 Miliar

Budi mengatakan, melalui Raperda Kepemudaan ini, Pemerintah akan dapat memberikan dukungan bagi kaum pemuda, baik dari sisi anggaran untuk kegiatan pemuda, fasilitas-fasilitas kepemudaan yang akan dibangun, pendampingan, pembinaan, pelatihan para pemuda sehingga mereka akan bergerak maju lebih baik ke depan.

"Selain menjadi Kota Layak Anak, kami berharap Kota Magelang juga menjadi Kota Layak Pemuda. Raperda ini akan memberi wadah bagi organisasi kepemudaan, mendorong fasilitas-fasilitas untuk pemuda, seperti dibangunnya GOR, gelora pemuda, gedung pemuda yang representatif untuk kegiatan pemuda. Kemudian, pemuda dapat dibina, dilatih mandiri menjadi wirausaha/pengusaha UMKM. Intinya adalah untuk mengarahkan pemuda ke lebih baik, karena mereka adalah harapan bangsa," ujarnya.

Melalui Raperda ini, Budi mengatakan, nanti setelah Raperda selesai dibahas dan diterbitkan, akan ada dukungan yang lebih riil kepada pemuda. Tentunya, pemerintah Kota Magelang melalui anggaran. Kemudian, Komite atau semacam dewan pengawas pemuda, akan dibentuk untuk mewadahi para kalangan muda.

Pimpinan DPRD Gunungkidul Resmi Dilantik, Ketua Dewan Dijabat Endah Subekti Kuntaringsih

"Melalui peraturan perundangan pasti membawa anggaran. Anggaran harus siap. Terhubung dengan para mitra, seperti Dispora, Dinas Sosial. Kenapa Dinas Ssosial karena pemuda disabilitas juga memiliki prestasi perlu didampingi dan diarahkan. Misal UMKM, mereka dilatih untuk UMKM. Nanti akan memberikan banyak manfaat, pengurangan pengangguran, mereka juga dapat berpikir kreatif, inovatif, dan pemuda yang berpikir cerdas," ujarnya.

Jika pembahasan Raperda Kepemudaan lancar, Kota Magelang akan menjadi kota kedua di Jawa Tengah yang memiliki Perda Kepemudaan setelah Pekalongan. Harapannya, bukan hanya jadi Kota Layak Anak, Kota Magelang juga dapat menjadi Kota Layak Pemuda. (Tribunjogja I Rendika Ferri)

Penulis: Rendika Ferri K
Editor: Hari Susmayanti
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved