Yogyakarta

KPU DIY Gelar Evaluasi Sosialisasi Pemilu 2019

Pemilu tahun ini, angka partisipasi pemilih di DIY menduduki urutan kedua nasional setelah Papua yakni di angka 88 persen atau 2,7 juta pemilih.

Penulis: Kurniatul Hidayah | Editor: Gaya Lufityanti
TRIBUNJOGJA.COM / Kurniatul Hidayah
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan saat membuka kegiatan Evaluasi Sosialisasi Tahapan Pemilu 2019, Kamis (26/9/2019). 

Sementara itu, Ketua Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih Partisipasi Masyarakat dan SDM KPU DIY, Ahmad Shidqi mengatakan bahwa sosialisasi dan pendidikan pemilih sama-sama dibutuhkan pada setiap Pemilu.

"Kalau sosialisasi terkait pendataan parpol, pemilih, kampanye, dan seterusnya yang lebih teknis. Sementara
pendidikan pemilih lebih substansial. Ada nilai yang ingin disampaikan. Bagaimana membentuk atau menumbuhkan kesadaran politik warga terhadap Pemilu dengan jadi pemilih kritis, cerdas, rasional, dan berkualitas," ucapnya.

Ia mengatakan, karena tahapan Pemilu saat ini tidak ada, maka tugas KPU adalah fokus dalam pendidikan politik, yakni menyiapkan masyarakat agar menjadi pemilih yang bertanggungjawab.

KPU Bantul Pegang Komitmen Pemkab Soal Penandatanganan NPHD

Terkait tantangan Pemilu 2019, Ahmad menjelaskan bahwa tantangannya yakni banyaknya berita bohong yang beredar.

Ia mengatakan, pada 2014 sudah ada media sosial tapi tidak semasif 2019.

"Kalau 2014 trendnya SMS broadcast," ucapnya.

Selanjutnya, dalam menghadapi tantangan yang ada, Ahmad mengatakan strategi yang digunakan yakni tatap muka maupun melalui media, baik media konvensional maupun media sosial dengan menggandeng aktivis media sosial hingga memberdayakan media sosial KPU.

"Tatap muka tetap dilakukan karena masih efektif untuk memberikan informasi Pemilu terutama di daerah pedesaan, baik melalui forum warga RT maupun RW," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved