Parenting
5 Langkah Mudah untuk Mencegah Gejala Kanker Kulit pada Anak
Kanker punya banyak jenis salah satunya kanker kulit. Kanker kulit berbahaya karena berkembang di area sekitar kulit seperti kepala, wajah, bibir.
Penulis: Dwi Latifatul Fajri | Editor: Rina Eviana
5 Langkah Mudah untuk Mencegah Gejala Kanker Kulit pada Anak
Laporan Reporter Tribunjogja.com, Dwi Latifatul Fajri
TRIBUNJOGJA.COM - Kanker punya banyak jenis salah satunya kanker kulit. Kanker kulit berbahaya karena berkembang di area sekitar kulit seperti kepala, wajah, bibir, telinga, leher, dada, lengan tangan dan kaki.
Selain area kulit, kanker juga dapat muncul pada telapak tangan, kuku bahkan kelamin. Kanker kulit terjadi karena pertumbuhan sel-sel kulit tidak normal, membelah cepat dan tidak teratur.
Paparan sinar matahari menjadi salah satu penyebab utama kanker kulit, karena sinar ultraviolet atau kerap disebut sinar UV dari sinar matahari. Sinar UV dapat merusak DNA pada kulit dan menyebabkan sel kulit tumbuh tidak normal.
Kanker kulit juga disebabkan karena seringnya kulit terkena paparan bahan kimia atau karena sistem kekebalan tubuh yang lemah. Meski kanker kulit jarang terjadi pada anak, orang tua harus mengenali dan menghindari gejala ini pada anak.
Dikutip dari Stanford Children Health’s, gejala kanker kulit dari jenisnya yang bisa dialami oleh anak yaitu :
1. Melanoma
Melanoma merupakan jenis kanker kulit yang jarang terjadi namun bisa mengakibatkan kematian bagi penderita. Tanda melanoma biasanya muncul tahi lalat pada kulit, yang lama-kelamaan berubah menjadi kanker.
Melanoma bisa dideteksi jika tahi lalat menimbulkan tanda-tanda ABCDE, yaitu :
-Asimetris, yaitu apabila tahi lalat memiliki bentuk yang tidak asimetris.
-Border atau pinggiran, yaitu pinggiran tahi lalat yang kasar atau tidak beraturan.
-Color atau warna, yaitu apabila tahi lalat memiliki warna yang berbeda, seperti : cokelat, hitam, merah, atau bahkan tak berwarna.
-Diameter, ini bisa jadi tanda kanker kulit jika tahi lalat berukuran lebih dari 6 mm atau seukuran penghapus pensil.
-Evolusi, yaitu jika tahi lalat mengalami perubahan warna, ukuran dan bentuk.
2. Karsinoma sel basal
Jenis kanker kulit yang bisa disembuhkan dan muncul di area kulit yang terpaparsinar matahari. Seperti kepala, leher, lengan, tangan, dan wajah.
Penyebabnya yaitu muncul benjolan luna dan mengkilap pada permukaan kulit.
Muncul bintik kecil datar dan bersisik, bintik tidak beraturan berwarna pucat, merah muda atau kemerahan, serta adanya area kulit yang mudah berdarah.
3. Karsinoma sel skuamosa
Jenis kanker kulit yang pertumbuhannya lebih cepat daripada karsinoma sel basal.
Gejala yang muncul yaitu benjolan berisisik yang tumbuh dengan cepat, bercak datar dan merah pada kulit yang bentuknya tidak beraturan, serta tumbuhnya kutil yang mengeras dan bisa berdarah.
Munculnya bercak merah bersisik bisa ditemukan di wajah, telinga, bibir, mulut, bahkan pada area kelamin.
Kanker kulit bisa disembuhkan jika terdeteksi sejak dini. Orang tua harus melakukan tindakan pencegahan terhadap anak supaya terhindari dari penyakit kanker kulit.
Dikutip dari Nakita, berikut 5 langkah pencegahan anak terkena kanker kulit yang disarankan oleh American Academy of Dermatology (AAD) dan Skin Cancer Foundation :
1. Usahakan anak terhindar dari sinar matahari terik, antara pukul 10 pagi dan 4 sore.
2. Gunakan tabir surya pada anak. Pakai tabir surya yang mengandung SPF 30 atau lebih. Fungsi dari SPF 30 untuk melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB. Ini bisa digunakan pada anak yang berusia lebih dari 6 bulan.
3. Pakai tabir surya setiap 2 jam sekali, bahkan ketika sinar matahari tidak terlalu terik. Gunakan tabir surya, terutama ketika anak berenang.
4. Perhatikan anak-anak ketika ia berada di dekat air ataupun pasir, karena dapat memantulkan sinar matahari yang dapat merusak kulit anak.
5. Pastikan anak mengenakan pakaian yang menutupi tubuh dan gunakan juga topi agar wajah anak tak terpapar langsung dengan teriknya sinar matahari.
Gunakan kacamta hitam yang berguna mengurangi paparan sinar matahari langsung yang menjangkau ke mata.
(Tribunjogja.com | Dwi Latifatul Fajri)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/ilustrasi-foto-anak-yang-menggunakan-krim-kulit.jpg)