Pertama di DIY, SMAN 1 Sleman Resmi Terapkan Gerakan Sekolah Menyenangkan

Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) merupakan model pembelajaran yang menyesuaikan dengan era digitalisasi saat ini.

Penulis: Alexander Aprita | Editor: Muhammad Fatoni
Tribun Jogja/ Alexander Ermando
Kepala SMAN 1 Sleman, Fatmiati (kanan), memberikan cenderamata pada Kadispora DIY, Kadarmanta Baskara Aji (kiri), dalam pencanangan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM), Rabu (25/09/2019) 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Alexander Ermando

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - SMA Negeri 1 Sleman resmi menerapkan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM).

Penerapan tersebut resmi diberlakukan pada Rabu (25/09/2019) pagi.

Dosen Fakultas Teknik UGM sekaligus pencetusnya, Muhammad Rizal, mengatakan GSM merupakan model pembelajaran yang menyesuaikan dengan era digitalisasi saat ini.

"Saat ini yang dibutuhkan pelajar adalah membangun kualitas mental, bukan lagi sekedar menghafal pelajaran sekolah," kata Rizal dalam sambutannya.

Menurut Rizal, pekerjaan menghafal pelajar saat ini sudah dipermudah dengan akses internet. Apa pun yang mereka butuhkan bisa didapatkan di mesin pencarian.

Oleh karena itu, mental diperlukan pelajar agar mampu menerapkan ilmu yang didapat dari sekolah ke kehidupan sehari-hari.

"Sekolah ini menjadi SMA pertama di DIY yang menerapkan GSM," ungkap Rizal.

Kepala SMAN 1 Sleman, Fatmiati, mengatakan GSM bisa mengembalikan roh pendidikan sesungguhnya, yaitu memanusiakan manusia.

Sesuai namanya, Fatmiati mengatakan SMAN 1 Sleman akan menciptakan suasana pendidikan yang menyenangkan bagi pelajarnya.

"Ini sesuai dengan cita-cita pejuang pendidikan kita, Ki Hadjar Dewantara," ujarnya.(*)

Sumber: Tribun Jogja
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved