Nasional

BKN Luncurkan MySAPK2.0 Mobile Aplikasi Khusus ASN

Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis mobile aplikasi khusus bagi ASN yakni MySAPK2.0 yang dapat diunduh melalui google play store.

BKN Luncurkan MySAPK2.0 Mobile Aplikasi Khusus ASN
Istimewa
Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN,Suharmen (kiri) 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Badan Kepegawaian Negara (BKN) merilis mobile aplikasi khusus bagi ASN yakni MySAPK2.0 yang dapat diunduh melalui google play store.

Mobile aplikasi diluncurkan dalam perhelatan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kepegawaian 2019 yang dihadiri seluruh perangkat pengelola kepegawaian Kementerian/Lembaga/Pemerintah Daerah pada Rabu,(25/9/2019) di Marriott Hotel Yogyakarta.

MySAPK2.0 menyajikan fitur bermanfaat meliputi Kondisi Data Kepegawaian, Permohonan Perubahan Data Kepegawaian, Pantauan Status Kepegawaian (Kenaikan Pangkat dan Pensiun).

Gapoktan Parangtritis Dukung Kebijakan Suharsono, ASN Diminta Beli Bawang Merah dari Petani Lokal

Selain itu juga menyajikan fitur berupa cek Otentifikasi Dokumen Kepegawaian yang diterbitkan BKN, Laporan Prestasi Kerja dan MyKPE.

Deputi Sistem Informasi Kepegawaian BKN, Suharmen mengatakan melalui aplikasi ini, setiap ASN diberikan kesempatan untuk mengupdate data secara mandiri.

"Selama ini yang melakukan update data kan instansi tapi tidak jalan, padahal yang punya kepentingan kan pegawai itu sendiri. MySAPK memberikan peluang bahwa seluruh ASN bisa update data secara mandiri dan online tapi tetap ada porses approval dari masing-masing instansi," kata dia.

Fitur update data mandiri MySAPK dapat dimanfaatkan untuk mengecek kondisi data kepegawaian masing-masing ASN secara individu dan mengajukan permohonan perubahan data dengan melampirkan dokumen pendukung secara digital.

Menteri PAN RB Sebut Pegawai KPK Tak Langsung Berstatus ASN

Selain itu ASN juga dapat memanfaatkan MySAPK untuk memantau proses kepegawaian yang diajukan seperti kenaikan pangkat atau pensiun.

Setiap tahapan prosester sebutakan ternotifikasi langsung ke ASN melalui MySAPK2.0.

"Orang kesulitan hanya sekadar mendapatkan informasi apakah status naik pangkat disetujui atau tidak. Melalui MySAPK setiap tahapan begitu dokumen diterima maka akan langsung ternotifikasi, misalnya selamat usulan kenaikan pangkat diterima oleh pusat pelayanan terpadu," jelasnya.

Selain itu MySAPK2.0 juga terintegrasi dengan BPJS, Taspen, dan Data Kependudukan Nasional.

"Sistem ini terkoneksi sistem BPJS jadi tahu layanan kesehatannya di level mana," terangnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Rina Eviana
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved