UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Bertajuk Ekspansi Ekonomi Politik China

Kegiatan ini diikuti para akademisi, peneliti, mahasiswa dan umum yang concern terhadap persoalan-persoalan politik di Asia Timur

UPN Veteran Yogyakarta Gelar Seminar Bertajuk Ekspansi Ekonomi Politik China
Dok.Istimewa
Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, FISIP UPN Veteran Yogyakarta bertajuk Ekspansi Ekonomi Politik China: Perluasan Pengaruh dan Isu Hak Asasi Manusia, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Semakin besarnya pengaruh China di dunia diangkat ke dalam Seminar yang diselenggarakan oleh Laboratorium Organisasi Internasional, Jurusan Ilmu Hubungan Internasional, FISIP UPN "Veteran" Yogyakarta bertajuk 'Ekspansi Ekonomi Politik China: Perluasan Pengaruh dan Isu Hak Asasi Manusia, Selasa (24/9/2019).

Seminar ini menghadirkan beberapa pembicara yakni Sugiarto Pramono, MA PhD (Cand) pakar politik China dari Universitas Wahid Hasyim Semarang (Unwahas), Dr. Ririn Tri Nurhayati, MA pakar Hubungan Internasional Universitas Gadjah Mada (UGM) serta Melaty Anggraini dosen HI UPN "Veteran" Yogyakarta.

Kegiatan ini diikuti para akademisi, peneliti, mahasiswa dan umum yang concern terhadap persoalan-persoalan politik di Asia Timur serta isu-isu hak asasi manusia.

Ketua panitia seminar, Ariesani Hermawanto, mengatakan kegiatan ini difokuskan pada tema ekspansi ekonomi dan politik China yang terkait pula pada isu hak asasi manusia.

Ia mengatakan, pada era milenium baru ini, ekspansi ekonomi serta politik yang dilakukan China telah berlangsung sangat mengesankan dan terjadi secara masif.

"Namun pada bahagian lain, China tidak lepas dari menghadapi isu-isu hak asasi manusia yang bisa berdampak  merugikan China di dunia internasional," papar Ariesani dalam keterangan tertulisnya.

Seminar ini kata dia untuk memberikan wawasan yang lebih mendalam mengenai ekspansi ekonomi politik China serta dampak yang ditimbulkannya  termasuk respon negara-negara lain di dunia.

"Termasuk respon dari negara besar seperti Amerika Serikat maupun negara berkembang seperti Indonesia," tuturnya. (*)

Penulis: Noristera Pawestri
Editor: Muhammad Fatoni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved