Kriminalitas

Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pelajar Yogyakarta, Polisi Ancam Pasal Pembunuhan

Polresta Yogyakarta berhasil mengamankan tiga pelaku baru penganiayaan yang menyebabkan EG meninggal dunia pada Minggu (21/9/2019) lalu.

Tangkap 7 Pelaku Pengeroyokan yang Tewaskan Pelajar Yogyakarta, Polisi Ancam Pasal Pembunuhan
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol. Armaini memberikan keterangan pers saat ungkap kasus penganianyaan yang mengakibatkan orang meninggal di Mapolresta Kota Yogyakarta, Selasa (24/9/2019). Dalam waktu cepat pihak kepolisian berhasil mengamankan empat orang tersangka dan dua orang dalam pemeriksaan serta lima laiinya dalam pencarian yang kesemuanya masih berstatus sebagai pelajar yang tergabung dalam geng bernama "Respect". Tiga dari empat tersangka yang pernah diamankan merupakan anak yang sebelumnya pernah bermsalah dengan hukum. 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Jajaran Polresta Yogyakarta berhasil mengamankan tiga pelaku baru penganiayaan yang menyebabkan EG meninggal dunia pada Minggu (21/9/2019) lalu.

Dari informasi yang dihimpun Tribunjogja.com, empat pelaku sebelumnya adalah WD (16), NMA (18), PSP (17), dan KK (17).

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini mengatakan pelaku yang baru saja diamankan adalah SPM (16), RD (16), dan AP (16).

Dari ketiga pelaku tersebut, dua diantaranya belum bisa dihadirkan ke Polresta Yogyakarta karena masih menjalani ujian sekolah.

Isuzu Traga, Extra Untungnya, Lega Muatannya! Buktikan di Pasar Nduku Magelang

"Total kami sudah amankan tujuh tersangka. Yang empat kemarin kami amankan, sementara yang dua masih menjalani ujian sekolah, dan satu masih perjalanan," katanya saat jumpa pers, Selasa (24/9/2019).

Saat ini pihaknya masih terus mendalami peran masing-masing pelaku.

Sebab korban EG meninggal dunia karena dikeroyok oleh beberapa orang.

"Kami masih dalami peran masing-masing, yang penting pelaku vital sudah kami amankan," sambungnya.

Ia mengungkapkan bahwa pelaku akan ditindak tegas meskipun masih anak-anak.

Pelaku Pembunuh Pelajar Yogyakarta Ditangkap, Polresta: Motifnya Dendam Antar Geng

Pihaknya mengancam pelaku dengan Pasal 338 KUHP tentang Pembunuhan dengan ancaman hukuman 15 tahun.

Menurut dia, pelaku sengaja membawa senjata tajam untuk melukai orang, dalam hal ini EG yang menjadi korban.

"Saya tidak percaya orang bawa sajam itu untuk jaga diri, pasti untuk melukai. Teman-temannya itu kan membantu, mereka punya peran masing-masing. Ada yang komando, ada yang mukul, ada yang tendang," ungkapnya.

"Kami tegaskan, meskipun anak-anak kami tetap tindak sesuai aturan yang ada," tambahnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved