Gunung Merapi

Produksi Magma Gunung Merapi Meningkat Tiga Bulan Terakhir, BPPTKG Sebut Sempat Terjadi Letusan Gas

Suplai magma masih berlangsung dan cukup intensif, dari data informasi ada peningkatan tiga bulanan ini. Kami pantau seismisitas dan deformasi,

Produksi Magma Gunung Merapi Meningkat Tiga Bulan Terakhir, BPPTKG Sebut Sempat Terjadi Letusan Gas
TRIBUNJOGJA.com | Setya Krisna Sumarga
KAWAH MERAPI - Asap mengepul dari kubah lava Merapi sisi tenggara pada Selasa (8/1/2019) pagi. Sejak pertengahan Agustus 2018, aktivitas gunung memunculkan kubah lava baru yang terus bertambah volumenya setiap hari. 

Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi (BPPTKG) memantau produksi magma Merapi. Meski tak terlihat jelas, namun ada gejala peningkatan produksi magma sejak tiga bulan terakhir.

.

.

Kasi Gunung Merapi BPPTKG, Agus Budi Santoso mengatakan bahwa hingga saat ini produksi magma masih berlangsung.

"Suplai magma masih berlangsung dan cukup intensif, dari data informasi ada peningkatan tiga bulanan ini. Kami pantau seismisitas dan deformasi, ada gejalanya,"katanya saat jumpa pers di BPPTKG, Senin (23/9/2019).

Ia menjelaskan bahwa Gunung Merapi masih diperkirakan mengeluarkan awan panas.

Terkait dengan awan panas letusan yang terjadi Minggu (22/9) pukul 11.36, kondisi Merapi tidak berbahaya.

Letusan tersebut terjadi akibat adanya tekanan yang meningkat secara tiba-tiba. Jika ada peningkatan tekanan, rekahan tersebut seperti katib yang tertutup.

Dengan katub tertutup tersebut, menyebabkan gas terakumulasi, sehingga gas bisa terlepas.

"Di sisi lain ada peningkatan suplai magma. Jadi ada dua yang mempengaruhi, ada produksi gas secara alami, dan ada peningkatan suplay magma. Meski awan panas ini berbeda, tetapi kondisi Merapi tidak berbahaya,"jelasnya.

Untuk itu, ia mengimbau masyarakat tetap tenang. Terkait jarak aman, masih tetap 3km dari puncak . Hal itu karena jarak luncur awan panas relatif rendah.

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: Iwan Al Khasni
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved