Kota Yogya

Mendekati Jatuh Tempo, Penerimaan PBB di Kota Yogya Melonjak

Masyarakat diimbau untuk segera membayarkan pajaknya agar tidak terkena denda sebesar 2 persen hingga maksimal 48 persen per 1 Oktober mendatang.

Mendekati Jatuh Tempo, Penerimaan PBB di Kota Yogya Melonjak
TRIBUNJOGJA.COM / Suluh Pamungkas
Berita Kota Yogya 

Sebelumnya, pada 1-31 Agustus 2019 Pemerintah Kota Yogyakarta memberlakukan remisi denda PBB mulai tahun 1994-2018.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Yogyakarta Wasesa menjelaskan bahwa penghapusan denda biasanya dilakukan dengan surat permohonan, namun kali ini, khusus pada Bulan Agustus, denda otomatis akan terhapus.

"Khusus bulan Agustus tidak perlu menyampaikan permohonan, langsung datang ke Kantor Pos dan Bank, otomatis denda hilang. Tinggal pokoknya saja," urainya.

BPKAD Yogyakarta Jemput Bola Terkait Urusan Pembayaran PBB

Kepala Bidang Pembukuan dan Penagihan BPKAD Kota Yogyakarta, Santoso menjelaskan bahwa total WP adalah 282.976 wajib pajak dengan nilai denda sejak 2011 mencapai Rp 27 miliar dan tunggakan pokok PBB sebanyak Rp 75 miliar.

"Kebanyakan WP ini di luar kota. Informasi ini kami sampaikan melalui surat," urainya.

Ia menambahkan, harapannya dengan dihapuskan denda tersebut, pada Agustus ini PBB yang dibayarkan sebesar Rp 75 miliar.

"Karena kalau September, denda akan diberlakukan lagi. Denda PBB ini maksimal adalah 48 persen," tutupnya.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Kurniatul Hidayah
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved