Kronologi Siswa SMK di Yogyakarta Dikeroyok Hingga Meninggal, Dibuntuti, Dipepet Kemudian Dipukuli

ada 9 pelaku, mereka punya peran seperti memepet, memukul, mengambil kunci dan salah satu diantaranya melakukan penikaman dengan senjata tajam,

Kronologi Siswa SMK di Yogyakarta Dikeroyok Hingga Meninggal, Dibuntuti, Dipepet Kemudian Dipukuli
Tribunjogja.com | Andreas Desca Budi Gunawan
Polisi gelar jumpa pers dan lokasi penusukan 

Pemakaman EH (17) pelajar sekolah di Yogyakarta yang meninggal karena mengalami pengeroyokan kemudian ditusuk sudah dilakukan, Senin (23/9/2019).Jenazah korban di makam Nitikan Umbulharjo, Yogyakarta, sebagian keluarga korban menyempatkan waktu mendatangi lokasi pengeroyokan dilakukan.

.

.

.

Tribunjogja.com mendapati ada 5 anggota keluarga yang datang, salah satunya tante dari korban yang bernama Rumini Hastuti.

Rumini menceritakan, sebenarnya dia yang pertama kali melakukan laporan ke Polsek Mergangsan tentang penganiayaan yang dialami keponakannya.

"Kemarin Saya dapat kabar dan langsung ke Rumah Sakit, sesampainya disana ternyata keponakan Saya sudah meninggal dan saya langsung laporan," ujarnya.

Rumini menambahkan, bahwa Luka yang diderita keponakannya itu berada di bagian dada kiri.

Luka tersebut panjangnya sekitar 7 centimeter.

"Sebenarnya kan dia (korban) meninggal saat perjalanan ke Rumah Sakit. Saat dijahit di Rumah Sakit, lukanya terlihat segini (sambil menunjukkan jarinya). Kata dokter yang menangani, senjata tajam yang digunakan sampai melukai paru-parunya," jelasnya.

Produksi Magma Gunung Merapi Meningkat Tiga Bulan Terakhir, BPPTKG Sebut Sempat Terjadi Letusan Gas

Ketika Cristian El Loco Gonzales Pecah Kebuntuan PSIM Jogja

Rumini juga menyayangkan sikap dari warga yang tidak segera menolong korban, padahal korban dalam kondisi kritis.

Halaman
1234
Penulis: Tribun Jogja
Editor: iwe
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved