Aji Santoso Tegaskan Tak Ada Jaminan Pemain Inti di Skuat PSIM Yogyakarta

Aji Santoso terus berupaya menciptakan iklim yang kompetitif di skuat PSIM Yogyakarta.

TRIBUNJOGJA.COM / Azka Ramadhan
Selebrasi Cristian Gonzales usai mencetak gol kedua untuk PSIM ke gawang Madura FC, di Stadion Mandala Krida, Yogyakarta, Senin (23/9/2019). 

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso, terus berupaya menciptakan iklim yang kompetitif di skuat asuhannya.

Ia bahkan tak segan malakukan rotasi di beberapa posisi vital saat PSIM mengalahkan tim Madura FC dengan skor 2-0 di Stadion Mandala Krida, Senin (23/9/2019) kemarin.

Benar saja, laga tersebut menjadi debut penjaga gawang Ivan Febrianto di bawah mistar gawang.

Penjaga gawang asal Semarang ini sebelumnya lebih sering berkutat di bangku cadangan.

Sekalipun menunjukkan penampilan gemilang di Trofeo Hamengku Buwono X Cup 2019 beberapa waktu lalu, Ivan masih saja harus bersabar duduk di bangku cadangan saat menghadapi PSBS Biak di Stadion Cendrawasih, Biak, Minggu (15/9/2019) silam.

"Saya selalu pasang pemain berdasarkan progres di setiap latihan. Saya berkomunikasi dengan pelatih kiper dan Ivan dalam beberapa hari ini persiapannya juga bagus makanya kita beri kesempatan karena dia waktu main di kandang (Trofeo HB X Cup) mainnya juga bagus. Ivan main cukup bagus, jarang ada serangan berbahaya tapi dia punya kepercayaan diri yang bagus," kata Aji Santoso.

"Aji Bayu juga bagus dalam persiapan kemarin, tapi kita coba beberapa rotasi," tambahnya.

Ya, Aji Santoso memang banyak melakukan rotasi serta perubahan strategi. Jika biasanya PSIM memakai formasi 4-2-3-1, kali ini mereka menggunakan 4-3-2-1.

Duet Sabil-Bahtiyar yang sebelumnya jadi palang pintu di laga lawan PSBS Biak pun diganti Hisyam Tole-Hendra Wijaya.

Selain itu, rotasi pun dilakukan di sektor tengah. Raymond Tauntu yang pada beberapa pertandingan tampil dari bangku cadangan, di laga lawan Madura FC main sejak awal bersama Ade Suhendra dan Nugroho Fatchur Rohman.

Selain itu, duet Ichsan Pratama-Witan Sulaiman di plot menyokong penyerang tunggal Aldaier Makatindu, sebelum akhirnya digantikan Cristian Gonzales di pertengahan babak kedua.

"Jadi kita memakai dua gelandang serang dan tiga gelandang bertahan. Saya sengaja memasang Ade Suhendra, karena dia pegang bolanya bagus dari yang lain. Saya juga masukkan El Loco di babak kedua dan ini langkah tepat. Dia bisa cetak gol. Saya sedari awal memang sengaja menyiapkan dia untuk babak kedua," ungkap Aji.

"Ini jadi modal positif bagi kami untuk menatap laga ke depan," tandasnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Klub
    D
    M
    S
    K
    GM
    GK
    -/+
    P
    1
    Persib
    20
    13
    3
    4
    35
    25
    8
    42
    2
    Persija Jakarta
    21
    12
    5
    4
    28
    11
    11
    41
    3
    PSM Makasar
    21
    11
    8
    2
    38
    8
    21
    41
    4
    Madura United
    22
    11
    4
    7
    27
    14
    6
    37
    5
    Borneo
    20
    10
    6
    4
    36
    18
    16
    36
    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved