Viral | Aksi Penyelamatan Fenomenal Kiper Mesir yang Membuat Publik Terbelalak

Kiper Mesir Mahmoud Gad melakukan aksi penyelamatan fenomenal dengan dua kali sundulan kepala mematahkan serangan dari jarak jauh

Tayang:
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Twitter
Aksi penyelamatan fenomenal kiper mesir Mahmoud Gal 

Aksi Penyelamatan Fenomenal Kiper Mesir, Mahmoud Gad

Jika biasanya striker yang menjadi sorotan dalam sebuah pertandingan sepak bola, maka lain halnya dengan yang terjadi pada pertandingan yang satu ini. Seorang kiper lah yang menjadi buah bibir, hingga videoo rekaman aksinya menyebar viral.

Adalah Mahmoud Gad, kiper tim nasional Mesir.

Ia melakukan aksi penyelamatan dengan sundulan kepala.

Bukan sekali, tapi dua kali!

Padahal serangan terhadap gawangnya bukan serangan yang mudah dipatahkan.

Bahkan nyaris 90% serangan itu bisa berbuah gol.

Aksinya diawali oleh manuver Gad hingga maju meninggalkan garis kotak penalti.

Seorang penyerang tim lawan melihat hal itu sebagai kesempatan untuk melakukan tendangan langsung ke arah gawang dari jarak jauh.

Beruntung, tendangan melambung itu berhasil dipatahkan Gal dengan sundulan kepalanya.

Serangan ternyata belum berakhir, karena bola rebound ternyata masih menuju ke pemain lawan.

Seketika serangan kedua pun dilancarkan.

Gal yang posisinya masih jauh dari gawang akhirnya lompat mengejar bola yang melintas di atasnya.

Di detik terakhir Gal berhasil menyundul bola kedua kalinya, hingga bola melambung di atas mistar gawang.

Aksi penyelamatan dramatis juga pernah dilakukan Joe Hart saat pertandingan Manchester City vs Manchester United di tahun 2008 silam.

Dalam pertandingan yang digelar di Etihad Stadium itu, Joe Hart berhasil mematahkan serangan langsung dari tendangan jarak jauh Wayne Rooney.

Hart berhasil membelokan arah bola lambung tepat di detik-detik terakhir di mulut gawang.

Kisah Aksi Fenomenal Kiper Rene Higuita, dengan Tendangan Kalajengking Menyengat Mangsanya!

Rene Higuita, adalah penjaga gawang Timnas Kolombia yang terkenal dengan tendangan kalajengking.

Aksi Rene Higuita yang fenomenal itu terjadi ketika ia mencoba menghalau bola yang mengarah ke gawangnya ketika melawan tuan rumah Inggris pada 6 September 1995, di Stadion Wembley, London atau tepat 24 tahun lalu.

Higuita tak menggunakan tangannya untuk menghalau bola, melainkan dengan sebuah tendangan yang disebut scorpio kick atau tendangan kalajengking.

Absurd dan berisiko, tetapi beruntungnya tendangan yang mereplika gaya kalajengking menyengat mangsanya itu sukses menghalau bola kiriman yang dilesatkan gelandang tuan rumah, Jamie Redknapp.

Higuita tidak spontanitas melakukan tendangan kalajengking, karena ia sudah merencanakannya jauh-jauh hari.

"Manusia itu adalah makhluk yang selalu diingat dari hasil kerja kerasnya, dan itulah yang terjadi (pada saya)," ujar Higuita dikutip BolaSport.com dari Mundo Deportivo.

"Anak-anak selalu menjadi inspirasi saya. Saya selalu melihat mereka bermain sepak bola di jalan atau taman mencoba melakukan tendangan salto, dan saya mengatakan pada mereka alangkah baiknya melakukan gerakan yang sebaliknya."

"Dan hari itu di Inggris, saya diberikan bola yang sudah saya tunggu selama lima tahun!

Ketika diwawancarai Copa90 pada 2018, Higuita ingin semua orang tahu bahwa tendangan kalajengking yang ia lakukan bukanlah teknik sembarangan.

"Banyak orang bilang tendangan kalajengking teknik yang biasa saja. Padahal mah enggak," terang Higuita.

"Saya mengerahkan tenaga melakukan gerakan itu. Berlatih dan terus berlatih."

"Dan setelah lima tahun, saya memutuskan akan melakukannya pada sebuah pertandingan."

"Tetapi saya tak tahu kapan kesempatan itu datang. Saya mengatakan, jika bolanya tidak mengarah tepat ke arah saya, saya tak akan melakukannya."

Beragam komentar berdatangan pada saat itu, termasuk dari pelatih timnas Inggris, Terry Venables.

Venables terkesan dengan teknik Higuita tetapi menegaskan tidak akan mengajarkannya pada kipernya.

"Saya belum pernah melihat yang seperti itu. Kita tidak akan mengajarkan para kiper melakukan itu, bahkan demi membangkitkan sorakan pendukung," ujarnya.

Sementara itu, Jamie Redknapp sebagai pelepas tembakan ke arah gawang Higuita tidak bisa melupakan kejadian tersebut.

Ia menyebut nama Higuita seusai menyimak gol tendangan kalajengking Henrikh Mkhitaryan pada 2016.

"Gol mengagumkan Mkhitaryan mengingatkan saya pada Rene Higuita saat menghalau umpan silang saya dengan tendangan kalajengking ketika saya membela Inggris pada 1995," cuit Redknapp via Twitter.

Higuita pada masa aktifnya sebagai pesepak bola memang terbilang nyentrik.

Berperan sebagai sweeper-keeper, Higuita kerap kali keluar dari kotak penalti untuk menyambut bola operan atau menghalau serangan lawan.

Pria yang berusia 53 tahun pada 27 Agustus lalu itu bahkan suka nekat menggiring bola sendirian ke pertahanan lawan.

Kebiasaannya keluar dari kotak penalti pernah berbuah petaka bagi gawangnya sendiri, salah satu contohnya terjadi ketika dirinya membela Kolombia pada Piala Dunia 1990.

Striker Kamerun, Roger Milla merebut bola dari Higuita yang meninggalkan gawangnya.

Eks Pelita Jaya lantas sanggup mencetak gol dan membuat Kamerun lolos ke perempat final dengan mengalahkan Kolombia 2-1.

Walaupun begitu, Higuita termasuk kiper yang rajin mencetak gol.

Menurut rangkuman yang dilakukan TalkSport, sepanjang kariernya Higuita mencetak 41 gol termasuk gol via free kick melawan River Plate pada 1995. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved