Viral | Aksi Penyelamatan Fenomenal Kiper Mesir yang Membuat Publik Terbelalak
Kiper Mesir Mahmoud Gad melakukan aksi penyelamatan fenomenal dengan dua kali sundulan kepala mematahkan serangan dari jarak jauh
Penulis: Mona Kriesdinar | Editor: Mona Kriesdinar
Hart berhasil membelokan arah bola lambung tepat di detik-detik terakhir di mulut gawang.
Kisah Aksi Fenomenal Kiper Rene Higuita, dengan Tendangan Kalajengking Menyengat Mangsanya!
Rene Higuita, adalah penjaga gawang Timnas Kolombia yang terkenal dengan tendangan kalajengking.
Aksi Rene Higuita yang fenomenal itu terjadi ketika ia mencoba menghalau bola yang mengarah ke gawangnya ketika melawan tuan rumah Inggris pada 6 September 1995, di Stadion Wembley, London atau tepat 24 tahun lalu.
Higuita tak menggunakan tangannya untuk menghalau bola, melainkan dengan sebuah tendangan yang disebut scorpio kick atau tendangan kalajengking.
Absurd dan berisiko, tetapi beruntungnya tendangan yang mereplika gaya kalajengking menyengat mangsanya itu sukses menghalau bola kiriman yang dilesatkan gelandang tuan rumah, Jamie Redknapp.
Higuita tidak spontanitas melakukan tendangan kalajengking, karena ia sudah merencanakannya jauh-jauh hari.
"Manusia itu adalah makhluk yang selalu diingat dari hasil kerja kerasnya, dan itulah yang terjadi (pada saya)," ujar Higuita dikutip BolaSport.com dari Mundo Deportivo.
"Anak-anak selalu menjadi inspirasi saya. Saya selalu melihat mereka bermain sepak bola di jalan atau taman mencoba melakukan tendangan salto, dan saya mengatakan pada mereka alangkah baiknya melakukan gerakan yang sebaliknya."
"Dan hari itu di Inggris, saya diberikan bola yang sudah saya tunggu selama lima tahun!
Ketika diwawancarai Copa90 pada 2018, Higuita ingin semua orang tahu bahwa tendangan kalajengking yang ia lakukan bukanlah teknik sembarangan.
"Banyak orang bilang tendangan kalajengking teknik yang biasa saja. Padahal mah enggak," terang Higuita.
"Saya mengerahkan tenaga melakukan gerakan itu. Berlatih dan terus berlatih."
"Dan setelah lima tahun, saya memutuskan akan melakukannya pada sebuah pertandingan."
"Tetapi saya tak tahu kapan kesempatan itu datang. Saya mengatakan, jika bolanya tidak mengarah tepat ke arah saya, saya tak akan melakukannya."
Beragam komentar berdatangan pada saat itu, termasuk dari pelatih timnas Inggris, Terry Venables.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jogja/foto/bank/originals/aksi-penyelamatan-fenomenal-kiper-mesir-mahmoud-gal.jpg)