Jawa

Transaksi Agri Flori Expo 2019 Kota Magelang Capai Rp 205 juta dengan 14.300 Pengunjung

Agri Flori Expo (AFE) 2019 Kota Magelang ternyata banyak menarik minat dari masyarakat luas.

Transaksi Agri Flori Expo 2019 Kota Magelang Capai Rp 205 juta dengan 14.300 Pengunjung
TRIBUNJOGJA.COM / Rendika Ferri
Walikota Magelang, Sigit Widyonindito meninjau salah satu stand tanaman hias di Agri Flori Expo (AFE) 2019, Gedung A Yani, Kota Magelang, Minggu (22/9/2019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Rendika Ferri K

TRIBUNJOGJA.COM, MAGELANG - Agri Flori Expo (AFE) 2019 Kota Magelang ternyata banyak menarik minat dari masyarakat luas.

Terbukti dari hasil pembukuan transaksi di ajang pameran produk pertanian perkotaan, tanaman hias, peternakan, perikanan dan olahan makanan ini mencapai Rp 205 juta dengan jumlah pengunjung mencapai 14.300 orang.

"Ada peningaktan signifikan dibandingkan dengan AFE tahun 2018 lalu, yaitu dari aspek pengunjung dan total omzet. Tahun lalu tak lebih dari 10.000 pengunjung kini jumlahnya mencapai 14.300 orang," ujar Kepala Dinas Pertanian dan Pangan (Disperpa) Kota Magelang, Eri Widyo Saptoko, Minggu (22/9/2019) di sela penutupan Agri Flori Expo (AFE) 2019 Kota Magelang di Gedung A Yani, Kota Magelang.

Ratusan Warga Gelar Aksi Peduli Sampah di Kota Magelang

Lanjut Eri, rekor ini cukup membanggakan karena jumlahnya omzet dan pengunjung naik dibandingkan pada tahun 2018 lalu.

Jika dihitung secara persentasi, total omzet naik 37 persen dibanding gelaran yang sama tahun lalu. Kemudian, pengunjungnya naik 40 persen dari AFE tahun 2018.

"Tentunya sangat membanggakan, Kota Magelang yang kecil rupanya potensi transaksi komoditas flori-nya bisa tembus Rp200 juta. Ini sebuah potensi besar yang perlu untuk terus digali dan ditingkatkan,” kata Eri.

Di ajang tersebut, juga diadakan lomba stand terbaik.

Juri menilai stand, dari tentang penataan/dekorasi stand, inovasi, pelayanan kepada pengunjung, dan kebersihan stand.

Stand terbaik dari Magelang Orchid Society (MOS), diikuti Komunitas Aquascape Magelang, dan Republik Terwelu.

"Piagam penghargaan kepada pengelola stand yang berpastisipasi dan trophy kepada stand terbaik dalam penyelenggaraan AFE 2019. Mudah-mudahan penilaian stand terbaik ini dapat memotivasi para peserta untuk tampil lebih baik dan inovatif tahun depan,” ungkapnya.

Wisata Kebun Salak di Desa Agrotourisme Trumpon Sleman, Menikmati Salak Plus Pemandangan Alam

Sementara Kontes Aglaonema Tingkat Nasional yang juga diadakan pada ajang AFE 2019 ini mendapatkan peningkatan jumlah peserta dan daerah asal dibandingkan tahun 2018 lalu.

Tahun 2018 lalu jumlah peserta masih di kisaran 234 orang. Sementara di tahun 2019 ini sudah mencapai 375 peserta dari sejumlah daerah di Pulau Jawa antara lain Provinsi Jawa Timur, DIY, Jawa Barat, Banten, DKI Jakarta, Medan hingga Gorontalo.

Kontes aglaonema sendiri digelar sebelum penutupan kegiatan AFE, memperlombakan 7 kelas antara lain kelas Tunggal Lokal, Rumpun Lokal, Juvenil, Tunggal Dewasa, Rumpun Snowhite, Rumpun Non Snowhite, dan Kochin. Dalam kontes ini, Kediri tampil menjadi Juara Umum dengan menyabet mayoritas juara di sejumlah kelas kontes.(TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: rfk
Editor: Ari Nugroho
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved