Kriminalitas

Begini Kronologi Pengeroyokan yang Menewaskan Pelajar Yogyakarta di Mergangsan

Korban meninggal dunia setelah dianiaya oleh sejumlah orang pada Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 16.30 di Mergangsan

Begini Kronologi Pengeroyokan yang Menewaskan Pelajar Yogyakarta di Mergangsan
TRIBUNJOGJA.COM / Christi Mahatma Wardhani
Barang bukti yang diamankan oleh penyidik Sat Reskrim Polresta Yogyakarta saat mengamankan pelaku penganiayaan terhadap EG, Senin (23/9/3019). 

Laporan Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNJOGJA.COM, YOGYA - Seorang pelajar SMA Yogyakarta, EG (17) meninggal dunia usia usai menyaksikan pertandingan futsal di Jalan Parangtritis.

Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Armaini menuturkan EG meninggal dunia setelah dianiaya oleh sejumlah orang pada Minggu (22/9/2019) sekitar pukul 16.30 di Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakarta.

Kejadian bermula saat EG dan temannya melihat pertandingan futsal karena sekolahnya ikut bertanding.

Setelah menyaksikan pertandingan, EG dan temannya pergi ke arah utara dan merasa diikuti.

Keceriaan Pedagang dan Juragan Sayur Berjoget Ria di Grebek Pasar Isuzu Traga 2019 Magelang

Benar saja, ada rombongan menggunakan lima motor memepet dan langsung merampas kunci motor EG.

"Jadi korban merasa diikuti, tak berselang lama ada rombongan mepet dan merasmpas kunci motornya. Korban rencana kabur, temannya berhasil kabur, yang tidak berhasil kabur ya dianiaya," katanya saat jumpa pers di Mapolresta Yogyakarta, Senin (23/9/2019).

"Korban dipukul, ditendang, yang terkahir korban di tusuk badan bagian kiri. Pelaku mulai berhenti memukul setelah korban tidak berdaya. Korban EG kemudian meninggal dunia dalam perjalanan ke rumah sakit. Dugaan karena kehilangan banyak darah," sambungnya.

Dendam Antar Geng Diduga Jadi Penyebab Penganiayaan yag Tewaskan Pelajar Yogyakarta

Saat ini pihaknya telah mengantongi sembilan nama pelaku penganiayaan.

Empat diantaranya, termasuk pelaku penusukan sudah ditangkap.

Dari penangkapan empat pelaku, polisi menyita sejumlah barang bukti.

Barang bukti tersebut berupa pakaian yang dikenakan oleh pelaku saat melakukan aksinya.

"Kami masih mendalami kasus ini, satu pelaku utama yang menusuk sudah ditangkap, sedang perjalanan. Terkait barang bukti, termasuk senjata yang digunakan untuk melukai masih kami dalami," tutupnya. (TRIBUNJOGJA.COM)

Penulis: Christi Mahatma Wardhani
Editor: Gaya Lufityanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved