4 Makanan di Dunia yang Terbuat dari Darah

Untuk sebagian orang, menyantap makanan terbuat dari darah bisa jadi sudah biasa. Berikut sederet makanan di dunia yang terbuat dari darah!

4 Makanan di Dunia yang Terbuat dari Darah
https://grantsofspeyside.co.uk
Hidangan dari Inggris, Black Pudding terbuat dari darah babi. 

TRIBUNJOGJA.COM - Kita tidak bicara tentang vampire yang makan dan minum darah, tapi manusia yang memakan hidangan terbuat dari darah.

Percaya atau tidak, di beberapa negara, darah hewan diolah menjadi berbagai makanan yang cukup populer.

Untuk itu, berikut Tribunjogja.com rangkumkan empat makanan di dunia yang terbuat darah hewan, dilansir dari berbagai sumber.

1. Black Pudding (Inggris)

Black Pudding.
Black Pudding. (www.thetimes.co.uk)

Black Pudding adalah semacam sosis yang menggunakan darah babi sebagai bahan utamanya. Selain darah babi, di dalamnya juga ada oats, cincangan daging, dan lemak. Hidangan ini terkenal di Inggris, Skotlandia, dan Irlandia.

2. Boudin Noir (Prancis)

Boudin Noir.
Boudin Noir. (www.solo.be)

Boudin Noir sekilas tampak serupa dengan Black Pudding, namun hidangan Prancis ini berbeda. Bahan utamanya adalah darah babi yang juga dicampur dengan buah, misalnya apel dan krim agar rasanya manis.

Dalam beberapa kesempatan, Bourdin Noir juga disajikan untuk topping kue atau roti dan menjadi hidangan kelas atas.

3. Zhuxie Gao (Taiwan)

Zhuxie Gao.
Zhuxie Gao. (https://alchetron.com)

Zhuxie Gao atau kue darah babi adalah makanan kaki lima di Taiwan. Dia terbuat dari ketan yang direbus dengan darah babi dan gula, kemudian dikukus sepanjang hari. Untuk penyajiannya, dia tusuk seperti popsicle dan dicelupkan ke bubuk kedelai berbumbu.

4. Blodplattar (Finlandia & Swedia)

Blodplattar.
Blodplattar. (https://onedio.com)

Pernah membayangkan darah babi dibuat pancake? Makanan ini sungguh ada dan biasanya menjadi menu sarapan di negara Finlandia dan Swedia. Hidangan ini disajikan dengan dituang sirup atau digulung menjadi seperti crepe.

( Tribunjogja.com | Fatimah Artayu Fitrazana)

Penulis: Fatimah Artayu Fitrazana
Editor: Yoseph Hary W
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved