Breaking News:

Liga Indonesia

PSIM Yogyakarta vs Madura FC, Tiga Poin Jadi Harga Mati buat Laskar Mataram

Tiga poin menjadi harga mati bagi PSIM Yogyakarta saat menjamu Madura FC pada lanjutan Liga 2 2019, Senin (23/9/2019) sore.

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho | Editor: Ari Nugroho
Tribunjogja.com | Suluh Pamungkas
PSIM JOGJA 

TRIBUNJOGJA.COM - Tiga poin menjadi harga mati bagi PSIM Yogyakarta saat menjamu Madura FC pada lanjutan Liga 2 2019, Senin (23/9/2019) sore.

Laskar Mataram wajib menang di Stadion Mandala Krida Yogyakarta demi menjaga peluang lolos ke babak 8 besar.

Dalam tiga pertandingan terakhir di Liga 2 2019, tim besutan Aji Santoso tak pernah meraih angka penuh.

Setelah kalah 1-2 dari Mitra Kukar dan 2-0 dari Persik Kediri, PSIM menelan hattrick kekalahan seusai tumbang 1-0 di kandang PSBS Biak, Minggu (15/9/2019).

Kisah Jalan Moses Gatotkaca Gejayan Yogyakarta yang Bersejarah

PSIM Yogyakarta vs Madura FC - Datang Sebagai Lawan, Fandy Edy : Perasaanku pada PSIM Tetap Sama

Alhasil, mengumpulkan 21 angka dari 14 pertandingan, Laskar Mataram tergusur dari pesaing terdekatnya yakni PSBS Biak (24 poin), Martapura FC (24 poin), dan Persis Solo (21 poin), terlempar dari persaingan empat besar ke posisi enam.

Raymond Tauntu dan kolega kini semakin terpaut selisih poin yang lumayan jauh dari pemuncak klasemen dan runner up, Persik Kediri (27 poin) dan Mitra Kukar (26 poin).

Dan di belakang PSIM, juga masih ada Persewar Waropen (19 poin), Persiba Balikpapan (18 poin) yang siap menyodok.

Pelatih PSIM Yogyakarta, Aji Santoso telah meminta skuadnya untuk berusaha keras mengamankan kemenangan di kandang sendiri jika ingin peluang ke babak 8 besar tetap terjaga.

Banding Dikabulkan, PSIM Yogyakarta Dapat Dukungan Penuh Suporter di Kandang

"Tentunya hukumnya wajib menang untuk pertandingan besok, supaya kita tetap besaing di peringkat empat besar. Makanya ada beberapa rotasi juga, tapi saya lihat jelang pertandingan nanti," terang Aji.

Kendati tengah dalam periode buruk pascamencatatkan hattrick kekalahan, Aji mengatakan hal tersebut justru jadi motivasi lebih bagi anak asuhnya untuk bangkit.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved