Didominasi Talenta Muda, Ini Harapan Seto Nurdiantoro pada Pemain Anyar PSS Sleman

Keputusan merekrut mayoritas talenta muda merupakan opsi terakhir setelah gagal mendatangkan sejumlah nama incaran.

Didominasi Talenta Muda, Ini Harapan Seto Nurdiantoro pada Pemain Anyar PSS Sleman
Tribun Jogja/ Hanif Suryo
Pemain PSS Sleman, Jajang Sukmara, berduel dengan pemain Persipura Jayapura pada lanjutan Liga 1 2019 di Stadion Maguwoharjo, Kamis (19/9/2019) kemarin. 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Aktivitas PSS Sleman di bursa transfer paruh kompetisi terbilang cukup adem ayem.

Tak jor-joran mengeluarkan anggaran belanja pemain, rekrutan anyar Super Elang Jawa justru didominasi talenta muda, Apa alasannya?

Melepas enam pemain pada paruh kompetisi yaitu Nerius Alom, Junius Bate, Irsan Lestaluhu, Dhika Bhayangkara, Arie Sandy dan penyerang senior Rudi Widodo yang belum sekalipun menorehkan caps bersama Super Elang Jawa, sebanyak delapan pemain anyar didatangkan.

Delapan pemain anyar resmi bergabung PSS yakni mantan pemain timnas U-22, Samuel Christianson, kiper Alex Sander (Sriwijaya FC), Ocvian Chanigio dan Efdal Prastiyo (Persitema Temanggung), Arif Satya Yudha Alkanza (Protaba Bantul), Ardan Aras (Martapura FC), Jefri Kurniawan (Perseru Badak Lampung FC), dan Antoni Putro Nugroho (Kalteng Putra FC).

Selain itu, PSS juga mempromosikan Saddam Emiruddin (pemain Akademi PSS U-18, saat ini pemain Timnas U-19) ke tim senior.

Pelatih PSS, Seto Nurdiantoro, tak menampik keputusan merekrut mayoritas talenta muda merupakan opsi terakhir setelah gagal mendatangkan sejumlah nama incaran.

Walau begitu, ia meyakini, mereka memiliki potensi, sekaligus bisa memberi kontribusi signifikan.

"Itu salah satu resiko buat kami tim PSS, dengan kondisi seperti ini. Kemarin saya bilang lima amunisi muda itu mudah-mudahan mereka potensial menurut pandangan saya, harapannya kedepan bisa meningkat," kata Seto.

Selain itu, ia memberi apresiasi pada jajaran manajemen yang telah berupaya maksimal untuk mendatangkan tiga pemain sarat pengalaman, yakni Anthoni, Jefri, dan Ardan Aras, guna melengkapi komposisi skuad Super Elang Jawa.

"Tambahan 3 pemain dari Liga 1 dan Liga 2, mungkin ini hasil kerja keras manajemen bisa mendapatkan pemain itu. Dari sisi pengalaman ok, tapi tidak ada jaminan mereka jadi pemain reguler di tim. Bagaimanapun saya lihat siapa yang siap di latihan, itu yang saya mainkan," tegas Seto.

Kendati tak sementereng perombakan skuad yang dilakukan kontestan Liga 1 lainnya, Seto menilai bergabungnya pemain anyar membuat PSS kian banyak pilihan.

"Hal positifnya, di putaran pertama, kita banyak akumulasi, banyak kartu. Nah dengan kehadiran mereka, sedikit membuat banyak pilihan. Meski ada beberapa pemain yang minim pengalaman, kita akan coba disitu," kata Seto.

"Saya pikir kalau melihat tim lain yang begitu dasyat merekrut pemain, mudah-mudahan ini membawa berkah buat kami. Artinya pemain tumbuh motivasi. Itu menurut saya, mereka mau berjuang bukan sekedar melihat materi. Itu yang kita tanamkan," tandasnya. (*)

Penulis: R.Hanif Suryo Nugroho
Editor: ton
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved