Warga Jongke Kidul Pertanyakan Pemanfaatan Tanah Kas Desa. Ada Apa Sebenarnya?

Widalyono, Ketua RT.05 sempat berkeluh kesah di sosial media, bahwa telah terjadi kegiatan pengangkutan pasir yang sudah diayak, seperti tambang pasir

Warga Jongke Kidul Pertanyakan Pemanfaatan Tanah Kas Desa. Ada Apa Sebenarnya?
Tribun Jogja/Suluh Prasetyo
Nikmati sajian Harian Tribun Jogja hari ini 

TRIBUNJOGJA.COM, SLEMAN - Warga RT 05/RW 24, Jongke Kidul, Desa Sendangadi, Mlati mempertanyakan pemanfaatan tanah kas desa (TKD), yang tepatnya di utara Rusanawa Jongke. TKD tersebut berada di barat sungai Bayem dan warga mengeluhkan adanya penambangan di lokasi tersebut.

Widalyono, Ketua RT.05 sempat berkeluh kesah di sosial media, bahwa telah terjadi kegiatan pengangkutan pasir yang sudah diayak, seperti tambang pasir. Kegiatan ini sudah berjalan no lebih dari tiga bulan dan dilakukan di tanah kas desa Sendangadi, Kecamatan Mlati dan menggunakan alat berat.

Saat dikonfirmasi Rabu (18/9) Widalyono mengatakan bahwa pihaknya belum mendapatkan informasi ataupun sosialiasi terkait aktivitas tersebut.

"Tidak paham, mau lihat izinnya seperti apa. Tanah kas desa itu, pasirnya memang luar biasa bagus, dan mereka juga pakai alat berat, masih ada dua sekarang," ujarnya.

Ia merasa belum mendapat penjelasan tentang izin yang digunakan. Dan ia menilai akibat aktivitas tersebut mengakibatkan kerusakan alam dan warga mendapat imbasnya.

"Sekarang air tanah kami kan jadi terputus kalau secara teori. Selain itu juga sumurnya juga ada yang asat," jelasnya.

Bagaimana sebenarnya yang terjadi di sana? Simak di edisi cetak Tribun Jogja hari ini. (*)

Penulis: nto
Editor: wid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved